KABARTA.ID, PANGKEP— Seorang perempuan berinisial BL (49), warga Desa Baring, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, tewas setelah diserang menggunakan parang.
Pelaku diketahui bernama Anto (33), petani asal Kampung Lapie, Desa Parenreng, Kecamatan Segeri.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 17.35 Wita di Kampung Parenreng.
Akibat aksi brutal tersebut, satu korban meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.
BL diketahui mengalami luka tusuk di dada kanan dan punggung, luka robek di siku serta lengan kanan, hingga luka di tangan dan jari. Dua korban lainnya juga mengalami luka gores dan bacokan.
Kapolsek Segeri, AKP Sofyanto, membenarkan insiden tersebut.
“Iya, betul ada kejadian penganiayaan dan perkara sudah ditangani Satreskrim. Pelaku saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak RSJ Dadi Makassar,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).
Menurut keterangan saksi, peristiwa itu bermula sekitar pukul 17.00 Wita ketika pelaku menawarkan tumpangan kepada korban, namun ditolak. Tidak lama kemudian, pelaku tiba-tiba menyerang korban menggunakan pisau kecil hingga melukai bagian tangan.
Tak berhenti di situ, pelaku juga menyerang korban lainnya, Imbar (25), dengan menghadang mobil pikap dan menikam menggunakan obeng. Sekitar pukul 17.35 Wita, pelaku kembali mendatangi BL dan menyerangnya dengan menusuk dada, punggung, serta lengan korban hingga akhirnya meninggal dunia.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif di balik tindakan pelaku.
“Kita belum mengetahui motifnya karena komunikasi dengan pelaku tidak nyambung. Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa karena keterangan warga sekitar juga menyebutkan hal demikian,” jelas AKP Sofyanto.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang, sebuah obeng, dan sepeda motor milik pelaku.
(MUN)*











