Daerah

Tingkatkan Kualitas Pengelola Pesantren Putri, JQH NU Sulsel Hadirkan Pakar Al-Qur’an Internasional

917
×

Tingkatkan Kualitas Pengelola Pesantren Putri, JQH NU Sulsel Hadirkan Pakar Al-Qur’an Internasional

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, GOWA –— Pengurus Wilayah (PW) Jam’iyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan PPTQ Al-Imam Ashim Makassar, menyelenggarakan Seminar Nasional, pada Ahad, (26/10/2025).

Mengusung tema Pengembangan dan Tantangan Pengelolaan Pesantren Al-Qur’an Putri di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nurul Qur’an PPTQ Al Imam Ashim kampus putri Mawang Kabupaten Gowa.

Ketua Panitia, Jamalullai, S.Pd.I, menuturkan kegiatan digelar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas para pembina dan guru mengaji di lingkungan pesantren Al-Qur’an khusus putri di Sulawesi Selatan.

Tidak tanggung-tanggung, dua narasumber ahli di bidangnya dihadirkan langsung yakni Dr. Hj. Muthmainnah, MA, seorang pakar Al-Qur’an yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta dan Pemenang MHQ 30 Juz tingkat Internasional di Libya tahun 2008.

Baca Juga:  Anggota DPRD Bone Zaenal Takdir Minta Retribusi Dibarengi Peningkatan Pelayanan

Narasumber lainnya yakni Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah M. Zain, M.Si, yang tak lain merupakan Guru Besar Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Ghazali.

Peserta seminar selain pembina kampus putri PPTQ Al Imam Ashim Makassar, hadir pula para guru mengaji yang datang dari berbagai daerah sebagai utusan resmi dari Pengurus Cabang JQH NU Kabupaten/kota.

“Mereka diwajibkan mengantongi rekomendasi dari Ketua Pengurus Cabang (PC) JQH NU dari setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan,” tutur Jamalullaili.

Antusiasme peserta terlihat jelas, didorong oleh keinginan untuk memperdalam ilmu pengelolaan dan metodologi pengajaran Al-Qur’an.

Dalam sesi pelatihan, Dr. Hj. Muthmainnah tidak hanya memaparkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik-teknik kunci dalam menghafal Al-Qur’an.

Baca Juga:  Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19, Wabup Suaib Imbau Masyarakat Divaksin

Ia menguraikan berbagai metode menghafal, trik efektif mempertahankan hafalan, serta strategi mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dari berbagai tingkatan umur.

Suasana seminar menjadi interaktif ketika narasumber mencontohkan langsung bacaan tartil yang baik dan benar.

Para peserta kemudian diajak mempraktikkan cara menghafal dengan metode pengulangan (tikrar) secara bersama-sama. Seluruh peserta mengikuti sesi ini dengan seksama, sehingga dalam waktu singkat mereka mampu mempraktikkan teknik menghafal yang diajarkan secara efektif.

Ketua PW JQH NU Sulsel, KH Syam Amir Yunus berharap agar terlaksananya Seminar ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap standar pengelolaan pesantren putri di Sulawesi Selatan.

“Kami berharap kegiatan seminar ini dapat membekali para pengelola pesantren putri dengan wawasan dan keterampilan praktis sehingga mampu mencetak generasi hafidzah yang berkualitas,” urai KH Syam Amir Yunus yang juga merupakan Pimpinan PPTQ Al Imam Ashim Makassar. (Rl/ST)*

Baca Juga:  Luwu Utara Terima Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman