Daerah

Tanam Perdana Padi di Ajangale, Bupati Bone Dorong Pertanian Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

304
×

Tanam Perdana Padi di Ajangale, Bupati Bone Dorong Pertanian Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan(DTPHP) melaksanakan program tanam perdana padi IP 300 di lahan seluas 42 hektare yang berlokasi di Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan tersebut langsung dihadiri Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan OPD.

Turut mendampingi Ketua TP PKK Bone, Hj. Maryam Andi Asman, Kapolres Bone AKBP Agung Setyo Budhi, Dandim 1407/Bone Letkol Inf La Ode Muh Idrus, Kadis Pertanian Nurdin, SP, Kadis Kominfo Anwar, Kepala BKPSDM Edy Saputra Syam, Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Rizal, Kasatpol PP Andi Bahar, Kepala Bulog, Camat Ajangale Andi Wahyu, serta Kepala Desa Welado Rufi dan para tokoh kelompok tani.

Baca Juga:  BREAKING NEWS : Dua Suami Siri Bertikai di Paccing Bone, 1 Tewas

Bupati Bone bersama Dandim, Kapolres, dan Kadis Pertanian turut mengoperasikan mesin transplanter sebagai simbol dimulainya penanaman modern berbasis mekanisasi.

Kehadiran Bupati Bone disambut antusias oleh masyarakat dan para petani setempat.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas kedatangan Pak Bupati. Desa Welado menjadi lokasi awal penerapan IP 300 adalah kehormatan bagi kami,” ujar Kepala Desa Welado, Rufi.

Camat Ajangale, Andi Wahyu, menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki potensi lahan hingga 2.800 hektare untuk penerapan sistem IP 300.

“Saat ini baru sekitar 1.000 hektare yang siap, dan tahun depan kami targetkan seluruh potensi tersebut bisa dioptimalkan,” ungkapnya.

Tanam perdana juga dirangkaikan dengan penandatanganan surat pernyataan kesiapan dari perwakilan kelompok tani untuk mendukung implementasi IP 300 di masing-masing kecamatan.

Baca Juga:  Apresiasi Mudik Aman Berbagi Harapan, Bupati Bone Hadiri Program Mudik Gratis Sulsel 2026

Bupati Bone menegaskan bahwa program IP 300 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan petani secara signifikan.

Ia menyampaikan bahwa sejak dahulu dirinya konsisten mendorong pertanian modern yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Pertanian harus menjadi solusi, bukan sumber masalah bagi lingkungan. Karena itu, IP 300 di Bone wajib berbasis irigasi berkelanjutan dan teknologi ramah lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan pentingnya penguatan sistem irigasi agar hasil pertanian lebih maksimal. “Mulai dari proses semai, pengolahan lahan, pemeliharaan, panen hingga pemasaran, semua harus kita desain secara efisien dan modern,” jelas Bupati.

Pemkab Bone memastikan seluruh dukungan sarana dan prasarana akan dioptimalkan agar program IP 300 berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani.

Baca Juga:  Tinjau Pembangunan Jalan dan Jembatan di Desa Radda, Anggota DPR-RI Muh. Fauzi Menuai Apresiasi Positif Dari Masyarakat

(Ju)*