Ragam

Israel Bombardir Rumah Sakit di Palestina

4657
×

Israel Bombardir Rumah Sakit di Palestina

Sebarkan artikel ini

Palestina – Serangan Israel dari berbagai arah masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan permintaan untuk gencatan senjata.

Seperti yang dilaporkan oleh Al Jazeera, Israel baru saja meluncurkan serangan terbaru ke pintu gerbang Rumah Sakit Al Shifa hari ini (11/11) waktu setempat.

Ketua Red Crescent Palestine memberitahu Dewan Keamanan PBB bahwa rumah sakit di Gaza telah menjadi sasaran dengan sengaja, dimaksudkan untuk mengusir warga yang mencari perlindungan di sana.

Seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Al Shifa juga berbicara tentang situasi tragis yang mereka alami sehari-hari di rumah sakit tersebut.

”Kami mengobati pasien di lantai, di lorong-lorong. Tidak ada ruang operasi dan ruang perawatan yang cukup untuk menampung para pasien, sehingga mereka meninggal satu per satu,” ungkap dokter bedah di Al Shifa, Sara Al Saqqa.

Baca Juga:  KPPN Watampone dan Kemenag Bone Ngopi Bersama di Jumat Berkah

Pada Jumat (10/11), Israel menyerang gerbang Rumah Sakit Al Shifa, tempat ribuan pasien dan pengungsi mencari perlindungan.

Sementara itu, melalui akun @mercindonesia di platform media sosial (dulu Twitter), Rumah Sakit Indonesia juga menghadapi krisis yang sangat mengkhawatirkan. Sejak Jumat (10/11) pagi, Rumah Sakit Indonesia harus membatasi penggunaan listrik karena kekurangan pasokan bahan bakar.

Pada Kamis (9/11) malam, kepala layanan Rumah Sakit Indonesia mengumumkan bahwa mereka harus mengatur aliran listrik dengan cara memadamkan sebagian besar bagian rumah sakit, hanya menyala beberapa ruangan seperti ruang operasi, perawatan intensif, unit gawat darurat, dan pompa air.

Pengurangan pemakaian listrik sudah dimulai sejak kemarin pagi, namun benar-benar terasa mati lampu dari sejak sore sampai malam,” ungkap salah seorang relawan MER-C, Fikri Rofiul Haq.

Baca Juga:  Curah Hujan Masih Tinggi di Musim Kemarau, Ini Kata BMKG

Fikri juga menyatakan upaya mereka untuk mencoba menggunakan minyak goreng sebagai bahan bakar alternatif. Rumah Sakit Indonesia mencoba mengatasi kekurangan bahan bakar dengan menggunakan minyak goreng, karena bahan bakar lainnya tidak tersedia untuk menghidupkan generator. 

 

 

 

Sumber: JPN