AdvertorialDaerah

Gubernur Sulsel Serahkan SK ke 6.624 PPPK Formasi 2024, Berlaku Kontrak 5 Tahun

911
×

Gubernur Sulsel Serahkan SK ke 6.624 PPPK Formasi 2024, Berlaku Kontrak 5 Tahun

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR— Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 6.624 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi Tahun Anggaran 2024.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Kamis (31/7/2025).

Pegawai Pemprov Sulsel di Kota Makassar hadir secara langsung.

LSementara Pegawai yang di luar kota Makassar bergabung dengan pelantikan secara virtual.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK yang telah resmi diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia juga menegaskan bahwa masa kontrak kerja berlaku selama lima tahun, terhitung mulai tahun 2025 hingga 2030.

Di mana biasanya kontrak PPPK hanya satu tahun. Tapi di Sulsel, ambil langkah lebih maju dengan kontrak lima tahun.

Baca Juga:  Sinergi Desa Mattanete Bua dan PT PLN UP3 Watampone: Lomba dan Edukasi Aman Berlayangan

“Saya berharap ASN Sulsel menjadi pegawai yang profesional dalam bekerja. Selamat bekerja dan mengemban amanah sebagai ASN PPPK Pemprov Sulsel,” ujarnya.

Andi Sudirman juga menekankan pentingnya profesionalisme dan etika kerja di lingkungan birokrasi. Ia menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan terhadap ASN yang tidak menunjukkan kontribusi positif, termasuk yang menimbulkan kegaduhan di tempat kerja.

“Saya akan mempertimbangkan secara profesional. Saya ingin ASN Sulsel menjadi pegawai profesional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur berharap para PPPK mampu menunjukkan integritas, dedikasi, serta menjaga etika dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Semoga Allah memudahkan dalam setiap amanah dan tugas. Bersama kita wujudkan Sulsel yang maju dan berkarakter,” pungkasnya.

Baca Juga:  Aksi Damai Forum Masyarakat Pemerhati Demokrasi di Lapangan Merdeka, Serukan Keamanan Bone Tercinta

(Ju)