Daerah

Bone Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,84 Persen, Masuk Jajaran Tertinggi di Sulsel

126
×

Bone Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,84 Persen, Masuk Jajaran Tertinggi di Sulsel

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Kabupaten Bone mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,84 persen pada Triwulan I Tahun 2026, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan maupun nasional.

Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan ekonomi daerah sekaligus menunjukkan ketahanan ekonomi Bone di tengah besarnya jumlah penduduk dan luas wilayah yang dimiliki.

Data tersebut disampaikan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menanggapi rilis pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Bupati, capaian pertumbuhan ekonomi Bone menjadi bukti bahwa daerah yang memiliki wilayah luas dan jumlah penduduk besar tetap mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi secara konsisten.

“Bone merupakan daerah terluas kedua di Sulawesi Selatan setelah Gowa dan memiliki jumlah penduduk yang cukup padat. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone tetap berada di atas enam persen,” ujar Andi Asman Sulaiman.

Baca Juga:  Polemik Penunjukan Plt Ketua, PWI Bone Layangkan Mosi Tidak Percaya PWI Sulsel

Berdasarkan data yang dipaparkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone mencapai 7,84 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang berada pada angka 6,88 persen dan nasional sebesar 5,61 persen.

Bupati menilai capaian tersebut merupakan hasil kontribusi berbagai sektor unggulan daerah, terutama sektor pertanian, perdagangan, dan jasa yang terus menunjukkan kinerja positif. Selain itu, peran masyarakat dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap produktif turut menjadi faktor pendukung pertumbuhan tersebut.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bone akan terus mendorong berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas masyarakat, penguatan sektor pertanian, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.

“Pertumbuhan ekonomi yang baik harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong program-program yang mendukung produktivitas dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Baca Juga:  Hadiri Apel Operasi Zebra, Sekda Armiadi Sentil ASN yang Berkendara Sambil Main Ponsel

Ke depan, Pemkab Bone berkomitmen mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi, penguatan sektor pertanian, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Data BPS menunjukkan sebagian besar kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan ekonomi positif pada Triwulan I Tahun 2026. Kabupaten Bone menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.

Bone tumbuh di atas 6 persen bersama dengan Sinjai, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Soppeng, Gowa, Palopo, Tana Toraja.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan