Daerah

Rp3 Triliun dari Presiden Prabowo untuk PSEL di Sulsel, Menteri LH: Gubernur Meyakinkan Kami

195
×

Rp3 Triliun dari Presiden Prabowo untuk PSEL di Sulsel, Menteri LH: Gubernur Meyakinkan Kami

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) senilai Rp3 triliun.

Proyek strategis ini akan dibangun di kawasan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Penandatanganan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur.

Kegiatan ini turut disaksikan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam penanganan persoalan sampah di kawasan regional Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar), sekaligus mendukung program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pengungsi, Danyon Gas Turunkan Water Treatment

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan PSEL di Sulsel.

Menurutnya, proyek ini akan menjadi tonggak penting dalam sistem pengelolaan sampah regional.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas proyek Rp3 triliun Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik ini. Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional Makassar, Gowa, dan Maros,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan PSEL di Tamangapa merupakan solusi konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di wilayah Mamminasata. Penandatanganan PKS antar pemerintah daerah juga menjadi bentuk komitmen dalam menjamin ketersediaan pasokan sampah sebagai bahan baku.

“Penandatanganan PKS antara provinsi dan kabupaten/kota ini adalah komitmen untuk memastikan tercukupinya kebutuhan sampah yang akan diolah,” jelasnya.

Baca Juga:  Pangdam XIV Hasanuddin Kunjungi Lutra. Titip Prajurit, Bantu Pemda Dalam Penanganan Pascabencana

Andi Sudirman juga mengapresiasi peran Kementerian Lingkungan Hidup dalam mendorong realisasi proyek tersebut, termasuk meyakinkan seluruh pemangku kepentingan bahwa PSEL merupakan solusi bersama dalam mendukung program kebersihan nasional.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL di Sulsel. Ia menilai proyek ini akan mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) di tiga daerah sekaligus menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulsel dan arahan Bapak Presiden, kami semua mendukung pembangunan PSEL. Kami berharap program ini dapat memotong persoalan persampahan di tiga kabupaten/kota dan menjadi sistem pemrosesan akhir yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Deputi BKKBN Pusat Canangkan 94 Kampung KB Serta Launching Dashat Di Desa Mallari

Hanif juga menegaskan bahwa proyek ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo yang memiliki perhatian besar terhadap isu kebersihan lingkungan.

“Ini murni inisiasi Bapak Presiden Prabowo karena perhatian beliau terhadap kebersihan. Pak Gubernur Sulsel meyakinkan kami sehingga program ini bisa dihadirkan di Sulsel,” tegasnya.

(Ju)*