Daerah

Tarik Ulur Calon Direktur PDAM Sinjai, Tanda Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati?

469
×

Tarik Ulur Calon Direktur PDAM Sinjai, Tanda Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati?

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, SINJAI— Proses penetapan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sinjai hingga kini belum juga menemui titik akhir. Padahal, seluruh tahapan seleksi telah rampung sesuai prosedur. Pemerintah Daerah justru menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi posisi tersebut, memunculkan spekulasi adanya tarik-ulur di lingkaran pemerintahan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, panitia seleksi telah menuntaskan seluruh tahapan rekrutmen mulai dari seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga wawancara akhir. Hasil seleksi pun telah diserahkan kepada Bupati Sinjai selaku pihak yang berwenang menetapkan direktur definitif.

Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Bupati. Sebaliknya, Pemerintah Kabupaten Sinjai mengeluarkan surat penunjukan pelaksana tugas direktur PDAM. Keputusan ini menimbulkan dugaan adanya perbedaan pandangan antara Bupati dan Wakil Bupati dalam menentukan figur yang akan memimpin PDAM ke depan.

Baca Juga:  Ajang Pemilihan Duta Wisata Tingkat Provinsi Sulsel, Luwu Utara Utus Hidayat dan Audy

Seorang sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, proses penetapan sebenarnya tinggal menunggu tanda tangan Bupati.

“Semua proses sudah selesai, tinggal tanda tangan penetapan saja. Tapi entah kenapa belum juga ditetapkan, malah keluar SK Plt,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Sementara itu, baik Bupati Sinjai maupun Wakil Bupati enggan memberikan komentar ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait belum ditetapkannya calon direktur PDAM.

Diketahui, terdapat empat calon yang bersaing memperebutkan kursi Direktur PDAM Sinjai periode 2025–2030, yakni Saldy Najamuddin, Candra, Nasrullah Mustamin, dan Saktiawan. Keempatnya telah melalui tahapan seleksi administrasi dan uji kelayakan serta kepatutan (UKK).

Ketua Panitia Seleksi, Andi Jefrianto Asapa, beberapa waktu lalu menuturkan bahwa tahap terakhir berupa wawancara akhir seharusnya dilakukan oleh Bupati Sinjai, Ratnawati.

Baca Juga:  Kebocoran Pipa Tambang, Gubernur Sulsel: Vale Wajib Bertanggung Jawab

“Tahap terakhir tes wawancara, tapi belum dilaksanakan,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Sinjai itu menambahkan bahwa wawancara akan dijadwalkan dalam waktu dekat, sembari menilai seluruh kandidat memiliki kapasitas dan keunggulan masing-masing. Ia berharap direktur terpilih nantinya mampu meningkatkan pelayanan serta kontribusi PDAM terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sinjai mengenai alasan tertundanya penetapan direktur definitif PDAM.

Sementara masyarakat berharap agar proses ini segera diselesaikan demi peningkatan pelayanan air bersih di daerah.
(Bgs)