Pangkep

Bupati dan Forkopimda Pangkep Pantau Stok BBM, Antisipasi Antrean dan Kemacetan

14
×

Bupati dan Forkopimda Pangkep Pantau Stok BBM, Antisipasi Antrean dan Kemacetan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, PANGKEP— Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jumat (11/9/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM, khususnya Pertalite dan Solar, sekaligus mengantisipasi terjadinya antrean panjang kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau turun langsung bersama Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana, perwakilan Dandim 1421/Pangkep, serta Tim Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi di salah satu SPBU di wilayah Pangkajene.

Dalam pemantauan itu, Bupati mengecek secara langsung kondisi stok BBM dan proses distribusinya. Berdasarkan keterangan pengelola SPBU, ketersediaan Pertalite dan Solar di SPBU tersebut mencapai sekitar 16 kiloliter (KL) per hari.

Baca Juga:  Pangkep Terapkan Pertanian Modern PM-AAS, Target Produksi Padi Naik 9 Ton per Hektare

“Tadi subuh sudah diisi 8 KL, mobil kedua akan mengisi lagi siang ini,” kata pengelola SPBU.

Bupati Yusran berharap seluruh SPBU di Kabupaten Pangkep, khususnya yang menyalurkan Pertalite dan Solar, segera melakukan pengisian kembali apabila stok mulai menipis.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mencegah terjadinya antrean panjang kendaraan yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

“Kami harapkan setiap SPBU di Pangkep, khususnya Pertalite dan Solar, segera terisi agar tidak menyebabkan antrean dan kemacetan,” ujar Yusran.

Ia juga berharap distribusi BBM dari Pertamina di wilayah Sulawesi Selatan dapat berjalan lancar sehingga pasokan ke SPBU tetap terjaga dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Baca Juga:  Hebat! Pangkep Pertahankan Opini WTP, Torehkan Prestasi 15 Kali Pengelolaan Keuangan Terbaik

“Untuk saat ini kalau dibilang aman, mungkin aman karena ada penyampaian dari pihak manajer bahwa akan ada pengisian lagi sebentar. Semoga bisa mengurai antrean dan kemacetan,” katanya.

Pemkab Pangkep bersama Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi selanjutnya akan melakukan pemantauan di sejumlah SPBU lainnya. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan serta mencegah potensi penyimpangan.

Sementara itu, Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana mengatakan, pemantauan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan pihak terkait dalam mengawasi distribusi BBM.

Menurutnya, pengawasan juga dilakukan untuk menindaklanjuti apabila ditemukan adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

“Ini merupakan kolaborasi dan kerja sama untuk menyelidiki dugaan-dugaan penyimpangan. Kalau ada penyimpangan, tentu akan kami sesuaikan dengan aturan pusat untuk penindakan,” tegasnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama di HUT ke-27, SKST Sukses Laksanakan Donor Darah dan Seminar Kesehatan

Dengan pemantauan tersebut, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berharap ketersediaan BBM di Pangkep tetap terjamin, distribusi berjalan sesuai ketentuan, serta antrean kendaraan di SPBU dapat ditekan.

(MUN)*

Tinggalkan Balasan