Sulsel

Kurangi Mobilitas Masyarakat, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring Sepekan

67
×

Kurangi Mobilitas Masyarakat, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring Sepekan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR— Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengambil langkah sementara untuk mengurangi mobilitas masyarakat di tengah kondisi distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah.

Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni pembelajaran secara daring bagi siswa sekolah selama satu pekan ke depan.

Andi Sudirman mengatakan, kebijakan tersebut diambil agar proses belajar mengajar tetap berjalan tanpa meningkatkan intensitas mobilitas masyarakat. Penerapan sekolah daring ini akan dievaluasi setelah satu pekan berdasarkan kondisi di lapangan.

“Kita mengambil langkah pembelajaran daring selama satu minggu. Pembelajaran tetap berlangsung hanya tidak tatap muka langsung. Ini sifatnya sementara, karena kita melihat kondisi di lapangan dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat,” kata Andi Sudirman kepada media, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Bidik Talenta Muda Menuju PON

Menurutnya, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM serta LPG 3 kilogram.

Andi Sudirman menyebut Pemprov Sulsel telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar terkait penerapan kebijakan serupa. Sementara itu, pemerintah kabupaten/kota lainnya diminta menyesuaikan kebijakan dengan kondisi di wilayah masing-masing.

“Kami telah berkoordinasi dengan Bapak Wali Kota Makassar dan akan dilakukan kebijakan yang sama untuk sekolah pada tingkat kewenangannya. Untuk kabupaten kota lainnya dapat menyesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat membantu menekan mobilitas masyarakat untuk sementara waktu, sembari pemerintah bersama Pertamina melakukan langkah penanganan terkait distribusi BBM dan LPG 3 kilogram.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus PMII Rayon Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Usung Semangat Kolaborasi dan Transformasi

“Kita mohon masyarakat tetap bersabar. Pemerintah provinsi dan kabupaten kota terus bekerja dan melakukan koordinasi dengan Pertamina,” katanya.

Andi Sudirman juga mendorong Pertamina mengambil langkah cepat, termasuk mengamankan stok, menambah kuota BBM untuk Sulsel, melakukan inspeksi mendadak terhadap operasional nozzle SPBU, serta memperketat pengawasan distribusi.

“Kita siap backup bersama TNI Polri dan Satpol serta Dishub Kabupaten/Kota,” pungkasnya.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan