Pangkep

PT Semen Tonasa Perkuat Komitmen Lingkungan dan Pelestarian Geosite Bulu Sipong Saat Revalidasi UNESCO

16
×

PT Semen Tonasa Perkuat Komitmen Lingkungan dan Pelestarian Geosite Bulu Sipong Saat Revalidasi UNESCO

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, PANGKEP— PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan warisan budaya saat menerima kunjungan Tim Asesor UNESCO Global Geopark dalam rangka revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep, Kamis (30/7/2026).

Dalam agenda tersebut, tim asesor meninjau Taman Kehati dan Geosite Bulu Sipong yang berada di kawasan operasional PT Semen Tonasa. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap pengelolaan lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati, serta upaya perlindungan situs budaya di kawasan karst Maros-Pangkep.

Rombongan asesor dipimpin Soojae Lee dari Korea Selatan dan Xiaoping Qiu dari Tiongkok. Kehadiran mereka disambut Direktur Operasi PT Semen Tonasa, Mochamad Alfin Zaini, bersama jajaran manajemen perusahaan, unsur pemerintah, dan para pemerhati lingkungan.

Baca Juga:  Angkat Isu Moderasi Beragama, Nasywah Antar Pangkep ke Final KTIQ MTQ Sulsel

Dalam sambutannya, Mochamad Alfin Zaini menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian penting dari strategi perusahaan. Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya.

Ia menjelaskan, kawasan Karst Bulu Sipong, termasuk Gua Bulu Sipong yang dikenal sebagai lokasi penemuan salah satu seni cadas figuratif tertua di dunia, memiliki nilai sejarah dan ilmiah yang sangat tinggi sehingga harus dijaga bersama.

Sebagai perusahaan yang beroperasi di kawasan karst Maros-Pangkep, PT Semen Tonasa, kata dia, terus memastikan aktivitas operasional berjalan sesuai prinsip pertambangan yang bertanggung jawab dengan mengedepankan perlindungan lingkungan dan pelestarian situs budaya.

Baca Juga:  PT Semen Tonasa Gelar Sunatan Massal, Sasar 200 Anak dari Wilayah Lingkar Perusahaan

Perusahaan juga terus menyempurnakan tata kelola melalui berbagai rekomendasi yang berasal dari Council on Ethics – The Norwegian Government Pension Fund Global, hasil kajian arkeolog independen, masukan UNESCO, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah program strategis, seperti penguatan kawasan konservasi, pengembangan Taman Kehati sebagai pusat pelestarian keanekaragaman hayati, dukungan terhadap konservasi Geosite Bulu Sipong, serta peningkatan kolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan, pemerintah daerah, akademisi, dan berbagai pihak terkait.

PT Semen Tonasa juga memberikan perhatian terhadap ancaman vandalisme yang berpotensi merusak keaslian situs budaya. Untuk itu, perusahaan memperkuat sistem pengamanan kawasan sekaligus mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

Baca Juga:  Peduli Sesama di HUT ke-27, SKST Sukses Laksanakan Donor Darah dan Seminar Kesehatan

Menutup sambutannya, Mochamad Alfin Zaini menegaskan bahwa pelestarian warisan budaya dan pengembangan industri dapat berjalan berdampingan melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), kepatuhan terhadap regulasi, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Ia menambahkan, PT Semen Tonasa akan terus meningkatkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dengan mengedepankan aspek konservasi, transparansi, dan perbaikan berkelanjutan sesuai peta jalan keberlanjutan perusahaan.

(MUN)*

Tinggalkan Balasan