Daerah

Buka Uji Sertifikasi Tenaga Konstruksi, Bupati Bone: Infrastruktur Melesat, Ekonomi Tumbuh 7,8 Persen

128
×

Buka Uji Sertifikasi Tenaga Konstruksi, Bupati Bone: Infrastruktur Melesat, Ekonomi Tumbuh 7,8 Persen

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, WATAMPONE— Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., membuka kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis dalam Program Apresiasi OPD Terbaik yang digelar di Aula La Pababbari Mattemmu Page, Jalan Kalimantan Kompleks Epicentrum, Watampone, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi di daerah.

Bupati Bone mengajak seluruh peserta mengikuti proses pembekalan dan uji sertifikasi dengan sungguh-sungguh agar mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.

“Setelah mendapatkan sertifikasi, kami harapkan bapak dan ibu dapat bekerja secara profesional. Hasil pekerjaan yang kita lakukan harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Luar Biasa! Gubernur Sulsel Perbaiki Jalan Provinsi hingga 200 Kilometer di Bone.

Andi Asman menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone terus memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, anggaran pembangunan jalan yang sebelumnya hanya sekitar Rp6,5 miliar berhasil ditingkatkan menjadi lebih dari Rp80 miliar pada tahap parsial pertama tahun 2025.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada sektor jalan, tetapi juga mencakup irigasi pertanian, ketahanan pangan, perikanan, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone meningkat dari 5,4 persen menjadi 7,8 persen. Inilah yang kita harapkan, yakni pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati Bone juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Bone menargetkan pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer setiap tahun. Namun, hingga saat ini realisasi penanganan jalan telah melampaui target dengan total pengerjaan lebih dari 300 kilometer.

Baca Juga:  Fraksi PKB DPRD Bone Minta Pemda Maksimalkan Potensi Desa Hingga Sumber PAD Baru

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bone memperoleh penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai daerah dengan penanganan jalan terpanjang di Sulawesi Selatan.

Di kawasan perkotaan, lanjutnya, pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan. Setelah penyelesaian sejumlah proyek dengan nilai sekitar Rp48 miliar, tahun ini pemerintah kembali mengalokasikan anggaran tidak kurang dari Rp30 miliar untuk pembenahan infrastruktur kota.

“Bone terus bergerak. Di wilayah perkotaan kita benahi agar aktivitas masyarakat dan usaha berjalan lancar. Sementara di desa-desa, perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap, terutama pada ruas-ruas yang menjadi jalur utama masyarakat,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya terkait kondisi jalan yang masih membutuhkan penanganan sepanjang lebih dari 400 kilometer.

Baca Juga:  Dialokasikan Rp 35,6 Miliar, Ruas Jalan di Kabupaten Toraja Utara - Luwu Mulai Dikerjakan

Melalui kegiatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap kualitas tenaga kerja lokal semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan di daerah.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan