Daerah

Anggota Komisi I DPRD Bone Hj. Adriani Rekomendasikan Camat Kahu Untuk Dievaluasi Pemda

226
×

Anggota Komisi I DPRD Bone Hj. Adriani Rekomendasikan Camat Kahu Untuk Dievaluasi Pemda

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bone, Adriani Alimuddin Page, meminta agar DPRD Bone mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah untuk memberikan sanksi berupa evaluasi terhadap Camat Kahu, Andi Pasinringi.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Bone bersama Camat Kahu yang digelar di ruang Komisi I DPRD Bone, Kamis (27/11/2025).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I Bustanil Arifin dan dihadiri sejumlah anggota Komisi I, yakni Adriani Alimuddin Page, A. Heryanto Bausad, Herman, serta Andi Suedi. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan.

Turut hadir Camat Kahu, perwakilan BKPSDM Bone, Bagian Hukum Setda Bone, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bone, serta Inspektorat Daerah Bone.

Baca Juga:  Data BPS 2025, Bone Catatkan Produksi Gabah dan Beras Tertinggi di Sulsel

Dalam rapat tersebut, Adriani menegaskan bahwa pernyataan viral yang disampaikan Camat Kahu telah mencederai marwah lembaga DPRD.

“Kami minta Dewan merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk diberikan sanksi dan dievaluasi,” tegas Adriani Alimuddin Page.

Politisi PPP itu menilai ucapan Camat Kahu bukan hanya menyudutkan pribadi tertentu, tetapi menyinggung keberadaan lembaga secara keseluruhan.

“Karena pernyataan Camat Kahu ini mencederai lembaga, bukan person anggota dewan,” ujarnya.

Adriani juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Jangan sampai camat-camat yang lain sembarang dan seenaknya bicara sehingga ini menjadi pembelajaran,” tambahnya.

Sebelumnya, Camat Kahu Andi Pasinringi menjadi perbincangan di media sosial setelah menyebut salah satu anggota DPRD Bone terpilih dengan cara terhormat, berbeda dengan anggota DPRD lainnya yang disebutnya menggunakan “disessung”.

Baca Juga:  Syukur Atas Hasil Yang Melimpah, Warga Rampi Undang Bupati Lutra dan Gelar Pesta Panen

Ucapan itu kemudian memicu kecaman karena dianggap merendahkan lembaga DPRD.

(Ju)*