Daerah

BPS Pangkep Kerahkan 315 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 Pangkep Sasar Seluruh Pelaku Usaha

44
×

BPS Pangkep Kerahkan 315 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 Pangkep Sasar Seluruh Pelaku Usaha

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, PANGKEP— Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep resmi mengerahkan 315 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang akan menjangkau seluruh aktivitas usaha di wilayah Kabupaten Pangkep.

Pelepasan petugas dilakukan dalam rangkaian pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Pangkep Hj. Suriani, Kepala BPS Kabupaten Pangkep Ayub Parlin Ampulembang, pimpinan perangkat daerah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkep, para camat, serta ratusan petugas sensus.

Bupati Muhammad Yusran Lalogau menekankan pentingnya ketelitian dan akurasi dalam proses pendataan. Ia mengingatkan para petugas agar menjalankan tugas sesuai metode yang telah ditetapkan sehingga menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Komandan Brimob Bone Sukses Jadi Komandan Upacara 17 Agustus di Rujab Gubernur Sulsel, Begini Kesannya

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi salah satu landasan utama pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

“Data yang diperoleh harus benar dan akurat karena akan menjadi dasar dalam merancang berbagai program pembangunan ke depan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Yusran juga mengingatkan para petugas untuk menjaga kondisi fisik selama bertugas di lapangan, mengingat pendataan akan berlangsung dalam waktu yang cukup panjang dan menjangkau wilayah yang luas.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang, menjelaskan bahwa dari total 315 petugas yang diterjunkan, sebanyak 274 orang bertugas sebagai Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 41 orang sebagai petugas pengawas atau pemeriksa. Selain itu, dua petugas organik BPS akan menangani pendataan usaha besar.

Baca Juga:  Ini Hadiah Bagi Pelaku Usaha di Luwu Utara yang Taat Protokol Kesehatan

Ia menyebutkan, kegiatan pendataan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Pangkep, termasuk daerah kepulauan yang tersebar di 13 kecamatan.

Berdasarkan data awal yang dimiliki BPS, terdapat sekitar 45 ribu usaha kecil, 300 usaha menengah, dan 70 usaha besar yang menjadi sasaran pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026.

Ayub menambahkan, pelaksanaan sensus tahun ini memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi pada telepon pintar petugas. Sistem tersebut memungkinkan proses pendataan dan perkembangan pekerjaan di lapangan dipantau secara daring setiap hari.

Ia berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima kehadiran petugas dan memberikan informasi yang jujur, lengkap, serta sesuai kondisi sebenarnya.

Baca Juga:  Sipakariomi Mantapkan Tim Pemenangan, Siap Menangkan Hati Rakyat Bone

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar mampu menggambarkan kondisi usaha dan perekonomian di Kabupaten Pangkep secara akurat,” tuturnya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur dan perkembangan usaha di daerah sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

(MUN)*

Tinggalkan Balasan