Daerah

KPPN Mamuju Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan, Bentuk Tim Teknis Bersama Perbankan

18
×

KPPN Mamuju Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan, Bentuk Tim Teknis Bersama Perbankan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAMUJU – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mamuju terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan negara melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan serta Strategi Pengelolaan Retur yang digelar di Aula Manakara Gedung Keuangan Negara Mamuju, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan pimpinan cabang perbankan di Kabupaten Mamuju secara langsung, sementara peserta dari wilayah Topoyo dan Pasangkayu mengikuti secara daring.

FGD difokuskan pada pembahasan strategi peningkatan digitalisasi pengelolaan keuangan negara, termasuk upaya meminimalkan retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Dalam forum itu, KPPN Mamuju mendorong optimalisasi pemanfaatan Cash Management System (CMS) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) sebagai bagian dari penguatan sistem transaksi yang aman, efisien, dan mampu menekan potensi penyalahgunaan.

Baca Juga:  Resmi Membuka Kongres Askab, Wabub Suaib: Askab Harus Aktif Jaring Pemuda Potensial

Selain itu, forum juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara KPPN dan sektor perbankan melalui mekanisme verifikasi rekening yang lebih akurat guna mengurangi risiko terjadinya retur pembayaran.

Kepala KPPN Mamuju, Ferry Taufik Saleh, menegaskan bahwa dukungan perbankan memiliki peran strategis dalam memastikan validitas status rekening sejak awal proses pencairan dana.

Menurutnya, langkah preventif tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran penyaluran dana pemerintah sehingga tidak menghambat perputaran ekonomi di daerah.

Sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi, seluruh peserta menyepakati pembentukan grup helpdesk dan tim teknis lintas perbankan. Tim ini akan berfungsi mempercepat penyelesaian berbagai kendala teknis terkait digitalisasi layanan keuangan sekaligus memberikan edukasi kepada satuan kerja serta mitra bayar (merchant) di wilayah Sulawesi Barat.

Baca Juga:  Ambil Sumpah PNS, Bupati Bone Tegaskan ASN Harus Profesional dan Bebas Narkoba

Upaya tersebut semakin diperkuat dengan capaian KPPN Mamuju sepanjang 2026. Tingkat penggunaan Cash Management System (CMS) telah mencapai 97,95 persen, menjadikan KPPN Mamuju sebagai yang terbaik di tingkat nasional.

Melalui forum ini, KPPN Mamuju menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kinerja tersebut sekaligus terus mendorong pengelolaan keuangan negara yang semakin modern, transparan, efektif, dan akuntabel.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan