Sulsel

Hari Jadi ke-23 Lutim, Gubernur Sulsel Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Serahkan Bantuan Rp15 Miliar

49
×

Hari Jadi ke-23 Lutim, Gubernur Sulsel Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Serahkan Bantuan Rp15 Miliar

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, LUWU TIMUR— Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Luwu Timur melalui sejumlah program strategis, mulai dari peningkatan jalan, rehabilitasi irigasi hingga pembangunan Matano Belt Road.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur yang mengusung tema “Bersama Juara, Bersinergi Membangun Masa Depan” di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026).

Andi Sudirman mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan adalah Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027 dengan nilai mencapai Rp3,7 triliun yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi daerah irigasi, serta pembangunan dua rumah sakit regional.

Baca Juga:  Dihadiahi Umrah Gubernur, Andi Dhiemas Jadi Terbaik Komcad ASN Sulsel, Ikuti Jejak Sang Ayah Mantan Bupati Bone Kolonel Andi Amir.

Khusus untuk Luwu Timur, pembangunan infrastruktur jalan masuk dalam Paket 6 MYP dengan alokasi anggaran sekitar Rp239 miliar. Program tersebut mencakup peningkatan struktur jalan pada ruas Ussu-Nuha hingga perbatasan Provinsi Sulawesi Tengah yang menjadi jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

“Luwu Timur juga termasuk dalam pembangunan irigasi melalui Paket 4 MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi senilai Rp120 miliar yang mencakup Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur,” kata Andi Sudirman.

Menurutnya, salah satu proyek prioritas dalam paket tersebut adalah rehabilitasi Daerah Irigasi Angkona yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Luwu Timur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp15 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Baca Juga:  Polda Sulsel dan Kanwil DJP Sulselbartra Dampingi Personel Laporkan SPT Tahunan Lewat Coretax

“Bantuan ini kita peruntukkan untuk peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Luwu Timur,” ujarnya.

Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel turut menyerahkan berbagai bantuan lainnya, antara lain satu unit traktor roda empat untuk mendukung sektor pertanian, bantuan buffer stock logistik penanggulangan bencana, bantuan pasang baru listrik (BPBL) Tahun Anggaran 2026 bagi 65 rumah tangga, serta tiga unit mobil truk pengangkut sampah dari Bank Sulselbar guna mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan.

Andi Sudirman juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini Pemprov Sulsel bersama PT Vale Indonesia akan memulai pembangunan Matano Belt Road sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi besar sumber daya alam Luwu Timur bagi pembangunan daerah.

Baca Juga:  Sulsel Jadi Percontohan Nasional Komcad ASN, Gubernur Sulsel : Harus Jadi Teladan

Proyek tersebut berupa pembangunan jalan lingkar pesisir Danau Matano sepanjang 35 kilometer yang menghubungkan Desa Ussu di Malili, Kecamatan Nuha, hingga perbatasan Provinsi Sulawesi Tengah.

“Inilah yang akan menjadi legacy untuk menegaskan Luwu Timur sebagai penghasil sumber daya alam, dan 35 kilometer ini akan memangkas jarak tempuh masyarakat kita yang selama ini menggunakan kapal dari Malili menuju Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Pembangunan Matano Belt Road diharapkan menjadi pengungkit konektivitas baru yang mampu mempercepat mobilitas masyarakat, membuka akses ekonomi, serta memperkuat posisi Luwu Timur sebagai salah satu daerah strategis di kawasan timur Sulawesi Selatan.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan