KABARTA.ID, BONE— Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone bersama Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menyalurkan bantuan paket sembako kepada petugas kebersihan di Aula Masjid Al-Markaz Al-Ma’arif, Watampone, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap para petugas kebersihan yang selama ini berperan penting menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Bone.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Bone H. Zaenal, Wakil Ketua BAZNAS Bone Rusmin Igho, jajaran komisioner, serta pihak terkait lainnya.
Sebanyak 139 paket sembako disalurkan kepada petugas kebersihan non-paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone.
Penyaluran ini juga merupakan tindak lanjut cepat dari hasil dialog antara pemerintah daerah dan para petugas kebersihan yang sebelumnya digelar di Lapangan Merdeka.
Ketua BAZNAS Bone, H. Zainal Abidin, mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui program ini kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi bukti bahwa zakat dari para muzakki benar-benar hadir membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin memastikan bahwa hak para petugas kebersihan, termasuk pembayaran upah, telah diselesaikan. Ia menjelaskan bahwa keterlambatan sebelumnya terjadi akibat kendala administratif.
“Kami mencari solusi agar Bapak dan Ibu tidak dirumahkan atau diputus kontraknya. Alhamdulillah, kita temukan melalui mekanisme PJLP,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah langsung mengeksekusi hasil pertemuan sebelumnya dengan membayarkan gaji secara rapel hingga empat bulan.
“Ini bukan sekadar janji, tapi bukti keseriusan kami. Gunakan uang ini dengan bijak, dan jika ada utang, segera diselesaikan,” tegasnya.
Menurut Andi Akmal, para petugas kebersihan memiliki peran mulia karena bekerja sejak dini hari untuk menjaga kebersihan kota.
“Ketika kita masih tidur, mereka sudah bekerja. Bahkan sejak pukul empat pagi, mereka sudah mulai menyapu, meski dalam kondisi hujan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kinerja petugas kebersihan yang dinilai turut berkontribusi dalam menjaga estetika kota hingga meraih predikat Adipura.
Menutup sambutannya, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan hak-hak petugas kebersihan.
“Jangan lihat jumlah sembakonya, tapi lihat ini sebagai bentuk cinta dan apresiasi dari pemerintah dan BAZNAS. Selama masih ingin bekerja, kami akan terus memperjuangkan hak-hak Anda,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, jajaran BAZNAS, pimpinan Surya Indah selaku muzakki, serta para penerima bantuan.
(Ju)*











