Daerah

Bupati Bone Dorong MBG Berbasis Pangan Lokal, Anak Sehat, Generasi Emas Tercetak

358
×

Bupati Bone Dorong MBG Berbasis Pangan Lokal, Anak Sehat, Generasi Emas Tercetak

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat kini mendapat perhatian serius dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.

Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka itu menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal yang aman dan sehat dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Menurut Bupati, MBG tidak hanya sekadar menghadirkan makanan gratis bagi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi upaya strategis meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan generasi penerus.

“Kehadiran MBG tidak sekadar soal pemenuhan gizi, tetapi juga untuk mencerdaskan, memberikan ketahanan tubuh, serta mendukung kualitas pembelajaran anak-anak kita. Kita wajib mengawal ini bersama agar Bone melahirkan generasi emas dari pelosok desa hingga perkotaan,” tegas Bupati Andi Asman, Senin (29/9/2025).

Baca Juga:  Gerak Cepat Pemda Lutra, Agung Sucipto Penderita Tumor Ganas Kini Dirujuk Ke Makassar

Ia menambahkan, konsep MBG di Bone akan mengedepankan pangan lokal berbasis organik. Hal ini untuk memastikan anak-anak terbebas dari bahan berbahaya, termasuk pestisida berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan.

“Yang terpenting dari MBG adalah unsur pangan dan produsennya. Kita pastikan aman, lokal, dan organik. Karena anak-anak kita harus terhindar dari bahan yang bisa merusak organ tubuh mereka,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bone akan meluncurkan Kebun MBG Terintegrasi, yang menggabungkan produksi buah, sayur, hingga ternak dalam kawasan organik bebas kontaminasi kimia.

Rantai pasok program ini akan diperkuat koperasi desa dengan pengawasan berlapis dari kepala desa, penyuluh pertanian, tenaga kesehatan gizi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Tim Terpadu Keamanan Pangan di bawah koordinasi Dinas Ketahanan Pangan.

Baca Juga:  Musancab PPP Pangkep, Muhammad Aras Sampaikan Ini

“Nanti dari desa ada petugas keamanan pangan. Semuanya wajib mengawal. Jadi ini bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Hingga saat ini, Pemkab Bone telah menyiapkan 52 Unit Proses MBG yang dikelola yayasan maupun pemerintah. Dari jumlah tersebut, tujuh unit sudah beroperasi dan ditargetkan sebagian besar dapat berjalan bulan ini.

Bupati Andi Asman berharap program tersebut menjadi pondasi lahirnya generasi unggul dari Bone, daerah yang dikenal sebagai “kampung menteri” karena kerap melahirkan tokoh nasional.

“Insya Allah, melalui MBG ini kita wujudkan generasi Bone yang berkualitas, sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dari Bone, kita kembali buktikan mampu melahirkan pemimpin nasional,” pungkasnya penuh optimisme.

Baca Juga:  Bupati Luwu Utara Lantik 18 ASN Esalon IV Kedalam Jabatan Fungsional

(Ju)*