Daerah

Banyak Kursi Kosong di Rapat Paripurna DPRD Bone, Pimpinan Dewan Minta Maaf

560
×

Banyak Kursi Kosong di Rapat Paripurna DPRD Bone, Pimpinan Dewan Minta Maaf

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone yang digelar pada Kamis (25/9/2025) siang diwarnai dengan banyaknya kursi kosong.

Dari total 45 anggota dewan, hanya 13 legislator yang hadir di awal rapat, dan jumlahnya bertambah menjadi 15 orang saat rapat berakhir.

Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bone itu membahas agenda penting: Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Ketidakhadiran mayoritas anggota dewan menjadi sorotan. Bahkan, sepertiga kursi tampak kosong, menciptakan pemandangan tak biasa dalam ruang paripurna yang seharusnya diisi penuh oleh wakil rakyat.

Baca Juga:  Bupati Bone Pimpin Kerja Bakti di Eks Lapas, Disiapkan Jadi Balai Latihan dan Binaan Sosial Narapidana

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Bone, Muh. Asrullah, SH, didampingi Wakil Ketua II, Irwandi Burhan.

Hadir Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM, Forkopimda, Pj Sekda Bone, para kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Bone.

Pimpinan DPRD Bone Muh. Asrullah meminta maaf atas minimnya kehadiran anggota dewan.

Ia menjelaskan bahwa sebagian anggota tengah mengikuti kegiatan partai di luar daerah.

“Kami memohon maaf pada paripurna kali ini bertepatan dengan kegiatan beberapa partai yang sedang melaksanakan bimtek, sehingga kondisi paripurna seperti ini,” ujarnya.

Asrullah menyebutkan beberapa partai seperti PPP, Demokrat, dan Hanura tengah menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Jakarta, yang menyebabkan banyak anggotanya absen dalam paripurna.

Baca Juga:  Made Sudana Terpilih sebagai Ketua Perhiptani 2021 - 2026

Kendati demikian, jika dikalkulasikan Fraksi PPP terdiri dari 5 anggota, Fraksi Demokrat tediri dari 4 anggota, dan Hanura 1.

Rapat paripurna sendiri terkait pembacaan pandangan fraksi yang disampaikan Fraksi Ampera(PAN, PDIP, Hanura dan Perindo).

Kemudian Fraksi PKB, Gerindra, PKS, Golkar, PPP, dan Nasdem.

Sementara Fraksi Demokrat memberikan pandangan secara tertulis.

(Ju)*