KABARTA.ID, PANGKEP–– Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), meninjau kesiapan lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal dan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Satanger, Kecamatan Liukang Tangaya, Sabtu(1/11/26).
Kunjungan kerja sekaligus menjadi kesempatan bagi MYL untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta melihat kebutuhan dasar warga di wilayah kepulauan terluar Kabupaten Pangkep.
Dalam dialog bersama masyarakat, MYL menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menyapa, melihat langsung kondisi desa, serta mendengar apa yang menjadi kebutuhan dasar dan aspirasi masyarakat. Kami ingin memastikan pembangunan pemerintah daerah berjalan beriringan dengan apa yang benar-benar diharapkan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu perhatian utama dalam kunjungannya adalah program listrik masuk desa melalui pembangunan PLTS Komunal.
MYL menyampaikan, Kabupaten Pangkep mendapatkan kuota pembangunan PLTS Komunal terbanyak di Sulawesi Selatan. Program tersebut ditargetkan menuntaskan pembangunan 71 unit PLTS hingga 2029.
Untuk tahap awal, terdapat tujuh wilayah kepulauan yang masuk prioritas survei pembangunan PLTS Komunal tahun 2026, salah satunya Desa Satanger.
Ia berharap pemerintah desa dan masyarakat dapat mendukung proses persiapan, khususnya dalam penyediaan lahan yang layak dan tidak bermasalah.
“Alhamdulillah, Desa Satanger masuk dalam prioritas survei PLTS tahun ini. Kami berharap dukungan pemerintah desa dan masyarakat, terutama dalam menyiapkan lahan yang layak. Jika lahannya siap, pembangunan bisa lebih cepat direalisasikan,” jelasnya.
MYL juga menyampaikan bahwa tahun ini difokuskan pada proses perencanaan dan persiapan, sementara pembangunan PLTS Komunal diharapkan dapat dimulai pada 2027.
Selain program listrik masuk desa, MYL turut meninjau lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat masuk dalam program pembangunan tahun 2027 sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat nelayan di Desa Satanger.
Sementara itu, Kepala Desa Satanger, Zubair, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian ESDM, Gubernur Sulawesi Selatan, serta Bupati Pangkep atas perhatian dan upaya menghadirkan program pembangunan bagi masyarakat kepulauan.
“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Satanger menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden atas program listrik masuk desa, Kementerian ESDM, Gubernur Sulawesi Selatan, dan Bupati Pangkep,” ungkap Zubair.
Ia mengatakan, kehadiran Bupati Pangkep untuk melakukan survei lokasi PLTS Komunal menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat. Berdasarkan penyampaian bupati, pembangunan direncanakan mulai Maret 2027.
Selain itu, pihaknya juga berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat direalisasikan di Desa Satanger.
“Lokasinya juga sudah disurvei oleh Bupati dan dinilai memenuhi syarat. Selanjutnya kita menunggu survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” katanya.
Zubair berharap, terealisasinya kedua program tersebut dapat membuka peluang peningkatan ekonomi, memperkuat aktivitas perikanan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Satanger.
“Harapan kami, dengan hadirnya PLTS Komunal dan Kampung Nelayan Merah Putih, masyarakat semakin sejahtera dan perekonomian Desa Satanger bisa lebih berkembang,” tutupnya.
(MUN)*











