Sulsel

Jalan Salaonro Soppeng-Batas Wajo Kini Mulus Berkat Program MYP Pemprov Sulsel

28
×

Jalan Salaonro Soppeng-Batas Wajo Kini Mulus Berkat Program MYP Pemprov Sulsel

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, WAJO— Ruas Jalan Salaonro, Batas Kabupaten Wajo sepanjang 8,23 kilometer kini tampil dengan kondisi yang jauh lebih baik setelah mendapat penanganan melalui Program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo tersebut masuk dalam Paket 4 Program MYP dengan nilai anggaran Rp615 miliar.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan sebelum mendapat penanganan, sejumlah bagian ruas tersebut masih berupa lapisan agregat dengan permukaan kasar dan belum dilengkapi perkerasan beraspal.

“Alhamdulillah kini perubahan kondisi jalan terlihat jelas. Permukaan jalan telah mendapatkan lapisan perkerasan beraspal dengan kondisi yang lebih rata, sementara bagian bahu jalan juga telah ditangani dengan lapisan beton,” kata Andi Sudirman, Minggu (4/10/2026).

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Bidik Talenta Muda Menuju PON

Menurutnya, peningkatan kondisi jalan tersebut tidak hanya memperbaiki tampilan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan fungsi jalan sebagai prasarana transportasi yang menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi antardaerah.

“Insya Allah proses pembangunan kita lakukan secara bertahap, supaya semua ruas di sejumlah wilayah hasilnya bisa lebih mantap,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, menjelaskan bahwa salah satu metode penanganan perkerasan pada ruas tersebut menggunakan Laston Lapis Aus (AC-WC/Asphalt Concrete Wearing Course).

Menurut Rosyadi, AC-WC merupakan lapisan permukaan pada perkerasan lentur yang bersentuhan langsung dengan lalu lintas.

Lapisan tersebut berfungsi menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata dan memiliki tingkat kekesatan yang memadai. Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, AC-WC juga membantu meningkatkan ketahanan permukaan jalan terhadap beban lalu lintas dan kondisi lingkungan.

Baca Juga:  Dansat Brimob Polda Sulsel Lepas Atlet Inkanas ke Seleksi Nasional

“Tidak hanya permukaan jalan, penanganan juga mencakup elemen pendukung berupa sistem drainase di sisi jalan. Keberadaan drainase menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja jalan karena berfungsi mengendalikan dan mengalirkan air permukaan agar tidak menggenang di sekitar badan jalan,” jelas Rosyadi.

Dengan adanya drainase yang berfungsi baik, potensi kerusakan perkerasan akibat pengaruh air dapat diminimalkan sehingga umur layanan jalan diharapkan lebih optimal.

Bagi masyarakat yang setiap hari melintasi ruas tersebut, peningkatan kondisi jalan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas. Jalan yang lebih mantap membuat perjalanan lebih nyaman, memperlancar distribusi barang, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Soppeng dan Wajo.

“Melalui program MYP ini, kita terus mendorong penanganan infrastruktur secara bertahap dengan memperhatikan tidak hanya lapisan perkerasan, tetapi juga berbagai elemen pendukung jalan,” pungkas Rosyadi.

Baca Juga:  79 Napi Risiko Tinggi Sulsel Dipindahkan ke Nusakambangan

Diketahui, penanganan ruas Salaonro–Batas Wajo merupakan bagian dari pekerjaan yang lebih luas dalam Program MYP Jalan Paket 4.

Secara keseluruhan, Paket 4 mencakup 15 ruas jalan dengan total panjang 286,80 kilometer yang tersebar di Kabupaten Barru, Soppeng, Wajo, dan Bone, dengan nilai anggaran mencapai Rp615 miliar.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan