Sulsel

Terkait Aksi Tanam Pisang, Gubernur Sulsel : Kita Bekerja Sesuai Perencanaan

47
×

Terkait Aksi Tanam Pisang, Gubernur Sulsel : Kita Bekerja Sesuai Perencanaan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR— Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan jalan provinsi tetap dilaksanakan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah, meskipun terdapat aksi protes masyarakat dengan menanam pohon pisang di ruas jalan yang rusak.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Maros di Gedung DPRD Maros, Selasa (7/7/2026).

Menurut Andi Sudirman, pernyataannya yang menyebut jalan provinsi yang rusak dan ditanami pohon pisang “semakin tidak akan dikerjakan” tidak dimaksudkan sebagai bentuk penolakan terhadap perbaikan jalan. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menghambat proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Baca Juga:  Gandeng TNI, Gubernur Sulsel Mulai Bangun 142 Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

“Kita pahami penanaman pisang itu bentuk protes masyarakat. Tapi kita sudah memiliki kontrak pekerjaan jalan 1.000 kilometer. Jadi pemerintah bekerja berdasarkan perencanaan, bukan karena ada pohon pisang yang ditanam di jalan,” ujar Andi Sudirman, Rabu (8/7/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tetap berkomitmen menjalankan Program Pembangunan Jalan Provinsi 1.000 Kilometer melalui skema Multi Years Project (MYP). Program tersebut dikerjakan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas, kesiapan teknis, kontrak pekerjaan, serta kemampuan anggaran daerah.

Gubernur memastikan seluruh ruas jalan yang masuk dalam program akan ditangani sesuai tahapan yang telah direncanakan. Ia juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu.

Baca Juga:  Dana Petani Diduga Disalahgunakan, PT Pupuk Indonesia Bekukan Izin Kios Pupuk Subsidi di Bone

Sebagai bentuk realisasi program tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada 5 Juli 2026 telah melaksanakan groundbreaking Paket 6 MYP di ruas Bua–Rantepao, Kabupaten Luwu. Paket tersebut mencakup penanganan sekitar 20 ruas jalan yang tersebar di sembilan kabupaten/kota guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Sementara itu, progres pekerjaan Paket 1 hingga Paket 5 terus berjalan di sejumlah daerah. Beberapa ruas jalan telah memasuki tahap pengaspalan, pembangunan drainase, bahu jalan, dinding penahan tanah, hingga preservasi jalan di wilayah Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Sidrap, Wajo, Soppeng, Bone, Barru, Pinrang, Enrekang, dan Pangkep.

Sebelum menghadiri peringatan Hari Jadi Maros, Andi Sudirman juga melakukan groundbreaking proyek duplikasi atau pelebaran Jembatan Sungai Maros A di jalur poros Makassar–Maros. Proyek tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan pada salah satu titik padat lalu lintas di kawasan tersebut sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Sulawesi Selatan. (*)

Baca Juga:  Pencuri Rumah Milik Pengusaha Ikan Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP, Kerugian 4,6 Miliar

Tinggalkan Balasan