Daerah

Dandim 1407/Bone Apresiasi Latihan Terjun 255 Prajurit Yonif 432/WJS di Libureng

79
×

Dandim 1407/Bone Apresiasi Latihan Terjun 255 Prajurit Yonif 432/WJS di Libureng

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Langit Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dipenuhi parasut warna-warni saat 255 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 432/Waspada Setia Jaya (WJS) melaksanakan Latihan Terjun Penyegaran Statik (Sratik), Rabu (24/6/2026).

Latihan yang berlangsung di daerah latihan Dodiklatpur Bance’e Rindam XIV/Hasanuddin, Desa Poleonro, Kecamatan Libureng, tersebut menjadi perhatian masyarakat. Sejak pagi, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung aksi para penerjun dari satuan Kostrad yang turun dari udara dan mendarat di area yang telah ditentukan.

Puluhan parasut yang menghiasi langit Bone menciptakan pemandangan menarik. Banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikannya menggunakan telepon genggam, sementara sorak kagum terdengar saat para prajurit mendarat dengan aman.

Kegiatan latihan ini dipantau langsung Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo. Turut hadir Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Asops Kasdivif 3 Kostrad Kolonel Inf Winas Kurniawan, Danbrigif 3/Tri Budi Sakti Letkol Inf Morison Candra Tarundeng, serta Danyonif 432/WJS Letkol Inf Bambang Gatot Wibowo bersama sejumlah pejabat TNI dan unsur Forkopimda Bone.

Baca Juga:  Penanganan Bencana Erupsi Gunung Semeru Luwu Utara Jadi Contoh

Selain latihan terjun, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Pangdivif 3 Kostrad bersama jajaran sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo mengatakan latihan terjun penyegaran statik merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan prajurit Kostrad untuk menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional satuan.

“Latihan ini bukan sekadar memenuhi program kerja satuan, tetapi merupakan bagian dari pembinaan profesionalisme prajurit agar tetap tajam, terlatih, dan siap melaksanakan tugas kapan saja,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar terjun payung militer, menjaga kesiapan tempur satuan, serta mempertahankan sertifikasi dan brevet terjun statik yang dimiliki para prajurit.

Baca Juga:  PT Semen Tonasa Gelar “Building Bonds”, Wujudkan Kolaborasi, Kepedulian, dan Budaya Kerja Solid

Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus mengapresiasi pelaksanaan latihan yang berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Ia menilai latihan tersebut menunjukkan komitmen TNI Angkatan Darat, khususnya Kostrad, dalam menjaga kualitas sumber daya manusia yang profesional dan memiliki kesiapan tinggi.

“Kemampuan terjun payung militer merupakan salah satu kemampuan khusus yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Melalui latihan yang berkelanjutan seperti ini, prajurit akan semakin profesional, tangguh, dan siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan,” katanya.

Laode menambahkan keberhasilan pelaksanaan latihan tidak terlepas dari kesiapan personel serta sinergi seluruh pihak yang terlibat.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian latihan berjalan dengan baik dan aman. Ini menunjukkan kesiapan personel serta profesionalisme prajurit dalam melaksanakan setiap tahapan latihan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dokumen LKPJ Bupati Luwu Utara TA 2020 Resmi Diterima DPRD

Seluruh rangkaian latihan berlangsung aman dan lancar di bawah pengawasan instruktur serta tim pengendali latihan yang berpengalaman. Diharapkan kemampuan para prajurit terus terpelihara dan meningkat melalui latihan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

(Ju)*

 

Tinggalkan Balasan