Sulsel

Gandeng TNI, Gubernur Sulsel Mulai Bangun 142 Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

81
×

Gandeng TNI, Gubernur Sulsel Mulai Bangun 142 Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, TAKALAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kodam XIV/Hasanuddin memulai pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Jumat (19/6/2026).

Program yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak huni.

Pada tahap awal, sebanyak 40 unit rumah akan dibangun dengan dukungan penuh jajaran TNI Kodam XIV/Hasanuddin. Keterlibatan TNI diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga rumah-rumah tersebut segera dapat ditemati oleh warga penerima manfaat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Takalar Muh Firdaus Daeng Manye, serta masyarakat yang akan menerima bantuan rumah layak huni.

Baca Juga:  Hadiri Apel Kesiapsiagaan Nasional di Wajo, Bupati Bone Harap Satpol PP Jadi Penegak Perda Semakin Profesional

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Sinergi ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih baik. Dengan dukungan TNI, proses pembangunan diharapkan berjalan lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan warga,” ujarnya.

Pemprov Sulsel melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menargetkan pembangunan dan perbaikan sebanyak 142 unit rumah layak huni yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2026.

Baca Juga:  Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah

Andi Sudirman menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah semata, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan penghuni, seperti sanitasi yang memadai, sirkulasi udara yang baik, serta struktur bangunan yang aman.

Ia menilai rumah merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam mendukung kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Harapan kami, program ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Di akhir kegiatan, Gubernur Sulsel mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung pelaksanaan program tersebut agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima.

“Semoga rumah-rumah yang dibangun ini menjadi tempat yang nyaman, aman, dan membawa kebahagiaan bagi setiap keluarga yang menempatinya,” tutupnya.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel dan Sultra Bertemu, Bahas Konektivitas Udara dan Laut Bone - Kendari 

(Ju)*

Tinggalkan Balasan