Daerah

Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Darul Qur’an Pajalele Percayakan Nahkoda Baru kepada Ustadz Ahmad Jafar

78
×

Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Darul Qur’an Pajalele Percayakan Nahkoda Baru kepada Ustadz Ahmad Jafar

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Pondok Pesantren Modern Darul Qur’an Pajalele resmi memasuki fase kepemimpinan baru setelah dilantiknya Ustadz Ahmad Jafar, S.Pd., M.Pd. sebagai pimpinan pesantren yang akan mengemban amanah pada periode mendatang. Pelantikan tersebut efektif berlaku mulai Senin (15/6/2026).

Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari upaya pesantren dalam memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, berakhlak mulia, berpikiran moderat, serta memiliki daya saing di tingkat global.

Pelantikan Ustadz Ahmad Jafar mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak pihak menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu membawa kemajuan dan inovasi bagi pengembangan pesantren ke depan.

Dalam keterangannya, Ustadz Ahmad Jafar menyampaikan bahwa dirinya akan fokus pada penguatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi santri dengan tetap menjaga tradisi serta nilai-nilai kepesantrenan yang telah menjadi fondasi lembaga tersebut.

Baca Juga:  Gelar MH Jadi Kado Akhir Tahun, Dr Andi Iqbal Walinono Lulus di Tengah Padatnya Tugas Camat

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Kami berkomitmen melanjutkan visi para pendiri pesantren dengan memperkuat sinergi antara program tahfiz Al-Qur’an, penguasaan bahasa Arab dan Inggris, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Harapannya, lulusan Darul Qur’an Pajalele mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Di sisi lain, Dewan Pembina Yayasan memberikan penghargaan kepada pimpinan sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdian. Yayasan menilai berbagai capaian yang telah diraih menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan dan pengembangan pesantren.

Perwakilan yayasan menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi yang sehat dalam sebuah lembaga pendidikan. Dengan dukungan seluruh elemen pesantren dan masyarakat, kepemimpinan baru diharapkan mampu menghadirkan terobosan-terobosan positif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.

Baca Juga:  Napi Kasus Curanmor yang Kabur dari Rutan Sinjai Berhasil Ditangkap

“Estafet kepemimpinan ini menjadi momentum untuk terus melanjutkan perjuangan dan pengabdian. Kami optimistis Pesantren Modern Darul Qur’an Pajalele akan semakin berkembang dan mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi jati dirinya,” ujarnya.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan