Bone

Jaga Ketahanan Pangan Bone, Bupati Bone Salurkan 1.408.900 Kg Beras dan 281.780 Liter Minyak untuk 70.445 Penerima

45
×

Jaga Ketahanan Pangan Bone, Bupati Bone Salurkan 1.408.900 Kg Beras dan 281.780 Liter Minyak untuk 70.445 Penerima

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Pemerintah Kabupaten Bone resmi menyalurkan bantuan pangan nasional kepada 70.445 warga dengan total distribusi mencapai 1.408.900 kilogram beras dan 281.780 liter minyak goreng. Penyaluran tersebut ditandai dengan pelepasan armada logistik oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala OPD Bone, para camat, lurah Bone.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.

“Pelepasan ini adalah simbol bahwa negara hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bone Lepas 387 Jemaah Calon Haji, Titip Doa untuk Daerah

Program bantuan pangan ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia yang menginstruksikan penyaluran cadangan pangan pemerintah ke seluruh daerah, termasuk Kabupaten Bone.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bone Andi Zainal Wahyudi menuturkan didistribusikan ke 27 kecamatan untuk bantuan periode Februari-Maret 2026.

Kepala Perum Bulog Kabupaten Bone, Andi Iskandar Zulkanaen, menjelaskan setiap penerima akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Ia menyebut jumlah bantuan yang disalurkan menunjukkan besarnya intervensi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Totalnya mencapai 1.408.900 kilogram beras dan 281.780 liter minyak goreng untuk 70.445 penerima,” jelasnya.

Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah juga meluncurkan inovasi berupa “Kios Pangan BerAmal” di setiap desa. Fasilitas ini berupa rak pangan yang ditempatkan di kios Tripika dan Tripides, guna memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Baca Juga:  Jelang May Day 2026, Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Kesiapan Pengamanan

“Kita ingin masyarakat lebih mudah mengakses beras dan minyak dengan harga yang stabil melalui kios-kios yang sudah aktif di desa,” kata Bupati.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi upaya menghubungkan program bantuan sosial dengan penguatan ekonomi lokal agar distribusi pangan lebih dekat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Bupati Bone juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur dalam menjaga ketahanan pangan, mengingat Bone merupakan salah satu daerah penghasil gabah terbesar di Indonesia.

“Jangan sampai kita kuat di produksi, tetapi tidak didukung dengan fasilitas penyimpanan yang memadai,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah akan membangun dua gudang penyimpanan besar dengan nilai anggaran mencapai Rp9,5 miliar. Pembangunan ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, menjaga kualitas hasil panen, serta mengantisipasi fluktuasi harga.

Baca Juga:  Stadion Sudiang Rp674 Miliar Digenjot, Sulsel Bidik Tuan Rumah Event Nasional

Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam membangun sistem pangan yang tangguh, merata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara jangka panjang di Kabupaten Bone.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan