Daerah

Wabup Bone Hadiri Rakor Menteri Lingkungan Hidup, Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Modern

17
×

Wabup Bone Hadiri Rakor Menteri Lingkungan Hidup, Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Modern

Sebarkan artikel ini

Wabup Bone Hadiri Rakor Menteri Lingkungan Hidup, Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Modern

BONE — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, M.Si., di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas strategi percepatan penanganan sampah melalui penerapan teknologi modern, termasuk pengembangan Refuse Derived Fuel (RDF) dan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Kota Makassar. Kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta pemerintah kabupaten dan kota.

Sebelum rapat dimulai, Menteri Lingkungan Hidup beserta rombongan disambut Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, S.E., M.M.

Baca Juga:  Ketua DPRD Bone ATW : Penghapusan Utang Sangat Membantu Petani dan Nelayan

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung kebijakan nasional terkait percepatan pengelolaan sampah. Menurutnya, persoalan sampah memerlukan pendekatan baru yang mengedepankan kerja sama lintas pemerintahan agar penanganannya lebih terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kepala daerah di Sulawesi Selatan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang berorientasi pada keberlanjutan. Gubernur menilai sampah memiliki potensi menjadi sumber daya bernilai ekonomi apabila dikelola dengan teknologi yang tepat.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut teknologi RDF dan PSEL menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir sekaligus mengubah sampah menjadi sumber energi maupun bahan bakar alternatif.

Baca Juga:  Peningkatan Ruas Jalan Patila – Munte Mulai Dikerjakan, Nilai Anggaran Rp 22 Milyar

Menurutnya, keberhasilan program nasional tersebut sangat ditentukan oleh kesiapan pemerintah daerah, mulai dari perencanaan, penguatan regulasi hingga dukungan teknis dalam pelaksanaannya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyatakan Pemerintah Kabupaten Bone siap mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kami siap memperkuat sinergi dengan seluruh pihak untuk mengembangkan pengelolaan sampah berbasis teknologi sesuai kebutuhan daerah. Harapannya, pengelolaan sampah tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” ujar Andi Akmal.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat implementasi program pengelolaan sampah berbasis teknologi di daerah. Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, serta ramah lingkungan.

Baca Juga:  Gelar Lomba Semarak HUT Ke-77 RI, Asman Sulaiman : Jaga Kekompakan Wujudkan Merdeka Pangan

(Ju)*

Tinggalkan Balasan