DaerahEdukasi

Puskesmas-TP PKK Ulaweng Siaga Campak, Bagikan Tips Pencegahan dengan BERAMAL

80
×

Puskesmas-TP PKK Ulaweng Siaga Campak, Bagikan Tips Pencegahan dengan BERAMAL

Sebarkan artikel ini

Puskesmas Ulaweng bersama Ketua TP PKK Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone melaksanakan aksi kolaborasi sosialisasi pencegahan penyakit campak di UPT SD Inpres 5/81 Sappewalie, Senin (20/4/2026).

Dalam aksi kolaborasi yang digelar di beberapa titik tersebut dijelaskan secara gamblang perihal penyakit campak. Dijelaskan, Campak adalah penyakit menular yang disebankan oleh virus.

Penyakit ini bisa menyebar melalui batuk, bersin atau kontak langsung dengan penerita. Cara penularan melalui udara (droplet), kontak langsung dan melalui benda yang terkontaminasi.

Campak dijelaskan, masa penularan sejak kurang lebih empat hari sebelum ruang muncul dan tetap menular hingga kurang lebih empat hari setelah ruam muncul.

Virus bisa bertahan di udara beberapa waktu. Orang yang belum imunisasi sangat mudah tertular. Bahkan satu penderita disebut bisa menularkan ke banyak orang.

Baca Juga:  Bupati Andi Asman Lantik Kepala BKAD Andi Tenriawaru sebagai Pj Sekda Bone

Bahaya Campak bisa menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi telinga, diare berat, radang paru-paru, bahkan kematian (tetutama pada anak kecil).

Sebagai langkah pencegahan Campak, dalam aksi kolaborasi siaga Campak ini membagikan tips pencegahan dengan BERAMAL. Yakni BERperan dalam memutus mata rantai penularan campak.

Aktif mengikuti pelaksanaan imunisasi
tambahan di wilayahmu.

Mendapatkan Imunisasi MR Lengkap (Usia 9 Bulan, 18 Bulan dan Kelas 1 SD).

Ayo bawa ke faskes jika anak demam disertai ruam merah, segera bawa ke Puskesmas.

Lakukan PHBS selalu pakai masker saat sakit, terapkan etika batuk, dan rajin cuci tangan pakai sabun.

Pada kesempatan ini, jajaran Puskesmas hingga TP PKK Ulaweng membangikan brosur informasi Campak dan pencegahan dengan BERAMAL tersebut.

Baca Juga:  Sidak Pasar Terong, Gubernur Sulsel Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

Aksi sosialisasi siaga Campak ini juga menyasar Kepala UPT, para Guru hingga Pemdes agar ke depan turut memberi langkah kolaboratif pencegahan.

Tinggalkan Balasan