Daerah

Pesawat ATR 42-500 Putus Komunikasi di Maros, Gubernur : Sulsel Turunkan Tim Gabungan

259
×

Pesawat ATR 42-500 Putus Komunikasi di Maros, Gubernur : Sulsel Turunkan Tim Gabungan

Sebarkan artikel ini

 

KABARTA.ID, MAKASSAR— Sebuah pesawat jenis ATR 42-500 yang terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dilaporkan kehilangan kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang. Hingga sore hari, proses pencarian masih berlangsung di kawasan pegunungan karst Leang-Leang oleh tim gabungan lintas instansi.

Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan pemerintah daerah langsung bergerak cepat begitu menerima laporan hilangnya komunikasi pesawat tersebut. Seluruh potensi yang ada dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian.

“Kami segera berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Basarnas, serta jajaran Pemprov Sulsel. Tiga unit ambulans dengan tenaga medis juga sudah disiagakan. Helikopter dan tim darat telah bergerak ke titik yang diduga sebagai lokasi terakhir kontak, meski medan berat dan cuaca menjadi kendala,” ujar Gubernur dalam keterangan resminya, Sabtu sore.

Baca Juga:  Masuki Tahapan Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, Adnan Jamal : Perlu Pemetaan Pasal-Pasal Agar Pengawasan Efektif

Ia menjelaskan, upaya pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta dibantu relawan setempat.

Gubernur juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak semua warga untuk bersabar dan terus mendoakan yang terbaik. Ada laporan temuan serpihan dari warga, namun kami tetap menunggu hasil resmi dari tim SAR. Jangan berspekulasi,” katanya.

Hingga petang, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di sekitar area yang diduga menjadi titik terakhir pesawat berkomunikasi. Kondisi cuaca berkabut serta kontur pegunungan menjadi tantangan utama di lapangan.

Sementara itu, Basarnas menegaskan setiap perkembangan akan disampaikan secara terbuka kepada publik. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi mencegah kepanikan.

Baca Juga:  Bone Pintu Masuk Narkoba, Kapolda Sulsel Bilang Begini

Operasi pencarian dipastikan terus berlanjut dengan penambahan personel dan optimalisasi peralatan seiring membaiknya kondisi cuaca.

 

(Ju)*