Daerah

Legislator Tellu Limpoe Geram Jalan Rusak Akibat Excavator, Minta Aparat Tindak Tegas Oknum Pengusaha

790
×

Legislator Tellu Limpoe Geram Jalan Rusak Akibat Excavator, Minta Aparat Tindak Tegas Oknum Pengusaha

Sebarkan artikel ini

Legislator Tellu Limpoe Geram Jalan Rusak Akibat Excavator, Minta Aparat Tindak Tegas Oknum Pengusaha

BONE— Warga Desa Samaenre, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kerusakan jalan aspal di wilayah mereka yang diduga akibat aktivitas alat berat jenis excavator. Alat berat tersebut kerap melintas di jalan desa tanpa pelindung, sehingga menyebabkan aspal terkelupas dan berlubang.

Anggota DPRD Kabupaten Bone dari Daerah Pemilihan Tellu Limpoe, Farel Adywansya, S.T., menyatakan sikap tegas. Ia mengaku geram atas ulah oknum pengusaha yang dinilai tidak bertanggung jawab dan merusak fasilitas umum.

“Saya sebagai anggota DPRD Bone yang berasal dari Kecamatan Tellu Limpoe tentu tidak menerima kejadian seperti ini, di mana ada oknum pengusaha yang merusak jalan dengan alat berat,” ujar Farel, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga:  Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Alat Perajang Pisang di Kecamatan Mare

Legislator dari Fraksi PKB DPRD Bone itu meminta pihak pengusaha bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan, sekaligus mendesak aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi tegas.

“Kami meminta pengusaha tersebut bertanggung jawab. Kami juga meminta kepada pihak berwajib yang berwenang agar memberikan sanksi tegas kepada oknum pengusaha itu,” tegasnya.

Farel menambahkan, ruas jalan yang mengalami kerusakan merupakan jalan provinsi yang sebelumnya telah diperbaiki. Namun, upaya perbaikan tersebut dinilai sia-sia jika masih ada pihak yang merusak tanpa memikirkan dampaknya bagi masyarakat.

“Ini merupakan jalan provinsi. Bapak Gubernur Sulsel sudah berupaya memperbaiki dan memberikan kondisi jalan yang baik, tetapi di sisi lain ada oknum yang tidak bertanggung jawab justru merusaknya kembali,” katanya.

Baca Juga:  PPG Prajabatan Unismuh Launcing E-Library untuk 9 Sekolah di Sulsel

Ia juga mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Tellu Limpoe yang turun langsung ke lapangan untuk meninjau keluhan warga. Menurutnya, kehadiran aparat sangat penting untuk memberikan rasa aman dan memastikan aturan ditegakkan.

Berdasarkan pantauan warga, kondisi jalan yang sebelumnya mulus kini dipenuhi lubang dan aspal yang terkelupas. Kerusakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh excavator yang melintas tanpa alas atau pelindung pada roda besinya, sehingga langsung menghantam permukaan aspal.

Warga menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Meski telah berulang kali diperingatkan, pemilik alat berat disebut tetap melintas dan mengabaikan keluhan masyarakat.

Excavator tersebut kerap disewakan untuk berbagai keperluan, seperti pencetakan sawah dan persiapan pembangunan rumah di Desa Samaenre dan sekitarnya.

Baca Juga:  40 Desa di Luwu Utara Jadi Lokus Penanganan Stunting pada 2023

Masyarakat berharap ada tindakan tegas agar kerusakan tidak semakin parah dan aktivitas alat berat di jalan umum dapat diatur sesuai ketentuan, sehingga tidak merugikan kepentingan publik.

(Ju)*