Pangkep

Bupati MYL Bersama Forkopimda Turun ke Pulau, Salurkan Bantuan untuk Ratusan Warga

16
×

Bupati MYL Bersama Forkopimda Turun ke Pulau, Salurkan Bantuan untuk Ratusan Warga

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, PANGKEP— Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL), bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di tiga pulau, yakni Samatellu Lompo, Gondong Bali, dan Kapoposang.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (25/9/2026) tersebut menjadi momentum penting karena dihadiri secara lengkap unsur pimpinan Forkopimda Kabupaten Pangkep.

Rombongan bertolak dari Dermaga Maccini Baji sekitar pukul 09.00 Wita menggunakan kapal KM Gandha Nusantara 03.

Turut hadir Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana, Dandim 1421 Pangkep Letkol CZI Bhakti Yuhandika, Kajari Pangkep Jhon Ilef Malamassam, Ketua Pengadilan Negeri Pangkep Mohammad Fauzi Salam, serta Ketua DPRD Pangkep Haris Gani.

Kunjungan diawali di Pulau Samatellu Lompo, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara. Di lokasi tersebut, Bupati MYL menyerahkan bantuan pangan dan sarana pendukung bagi kelompok nelayan.

Bantuan pangan yang disalurkan mencapai 4.770 kilogram untuk 159 kepala keluarga (KK), melalui program pemeliharaan Dermaga Samatellu Lompo.

Selain itu, pemerintah menyerahkan dua unit mesin diesel 24 PK kepada dua kelompok nelayan. Salah satu kelompok juga menerima satu unit fish finder, sementara kelompok lainnya mendapatkan jaring rakkang seberat 120 kilogram.

Baca Juga:  Door to Door, Mahasiswa KKN Unhas Bantu Pelaku UMKM Permudah Urus Legalitas Usaha

Bantuan lainnya berupa satu unit mesin katinting 9 PK untuk kelompok nelayan.

Selanjutnya, di Pulau Gondong Bali, Desa Mattiro Walie, pemerintah menyalurkan bantuan pangan sebanyak 5.910 kilogram kepada 197 KK melalui program pemeliharaan dermaga setempat.

Bantuan lainnya berupa tali rumpon laut dalam sebanyak 32 rol.

Sementara di Pulau Kapoposang, Desa Mattiro Ujung, MYL menyerahkan bantuan pangan sebanyak 2.550 kilogram untuk 85 KK melalui program pemeliharaan Dermaga Kapoposang.

Dukungan bagi sektor perikanan juga diberikan berupa satu unit mesin diesel 24 PK kepada kelompok nelayan, dua unit fish finder untuk dua kelompok nelayan, serta alat bantu aksesibilitas yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

Bupati MYL berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.

“Saya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dan bermanfaat bagi masyarakat kepulauan,” kata MYL, Sabtu (26/9/2026).

Ia menambahkan, bantuan pangan dari pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat, terutama warga yang bermukim di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkep.

Baca Juga:  TRC Semen Tonasa Raih Penghargaan Basarnas atas Kiprah dalam Operasi SAR Pesawat ATR 42-500

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Kunjungan ini, selain menyalurkan bantuan, saya juga memastikan bantuan tersebut tepat sasaran untuk penerima manfaatnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan masyarakat di tiga pulau tersebut, MYL juga memperkenalkan jajaran pimpinan Forkopimda. Hal ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah, unsur keamanan, penegak hukum, dan masyarakat kepulauan.

### Pangkep Dapat 71 Unit PLTS dari Kementerian ESDM

Selain menyalurkan bantuan pangan dan sarana perikanan, MYL turut menyampaikan kabar mengenai program listrik masuk desa (Lisdes) melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di wilayah kepulauan.

Kabupaten Pangkep mendapatkan bantuan sebanyak 71 unit PLTS dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Program tersebut direncanakan berlanjut hingga 2029.

“Alhamdulillah, Pangkep mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, yaitu program listrik masuk desa (Lisdes) untuk pulau PLTS komunal,” ungkap MYL.

Ia menjelaskan, realisasi program tersebut membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas PLTS.

Baca Juga:  PT Semen Tonasa Ambil Bagian Hari Mangrove Sedunia, Tanam 7.000 Bibit Mangrove

MYL berharap masyarakat kepulauan bersama pemerintah daerah dapat bersinergi agar program tersebut berjalan sesuai rencana.

“Saya berharap masyarakat pulau dan pemerintah daerah bekerja sama menyambut bantuan ini. Yang diperlukan adalah masyarakat menyediakan lahan untuk bisa membangun bantuan ini,” ujarnya.

Menurut MYL, ketersediaan listrik menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat kepulauan. Kehadiran PLTS komunal diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kalau bantuan ini maksimal, maka tentu saja akan berdampak di masyarakat. Begitu juga dengan fasilitas pemerintah seperti kesehatan, pendidikan, juga akan maksimal di masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, pada 2026 terdapat sejumlah pulau yang menjadi sasaran pembangunan PLTS komunal dari Kementerian ESDM, yakni Pulau Kapoposang di Desa Mattiro Ujung, Bangkauluang dan Dewakang Caddi di Desa Dewakang, Pulau Kalukalukuang, Sailus di Desa Sailus, Pulau Sapuka, serta Satanger di Desa Satanger.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah untuk memperluas akses energi listrik bagi masyarakat kepulauan Pangkep sekaligus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kegiatan ekonomi warga.

(Mun)*.

Tinggalkan Balasan