Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengingatkan jemaah calon haji (JCH) agar fokus menjalankan ibadah secara khusyuk. Bupati mengimbau JCH untuk mengurangi aktivitas yang tidak berkaitan langsung dengan ibadah, seperti penggunaan telepon genggam secara berlebihan
Hal tersebut disampaikan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman saat momen pelepasan 381 JCH Kloter 5 Bone 22 UPG Embarkasi Makassar asal Kabupaten Bone Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif Watampone, Selasa malam (5/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh keluarga jamaah, jajaran pemerintah daerah, jajaran Kemenhaj Bone, serta petugas penyelenggara ibadah haji. Seluruh rangkaian pelepasan berjalan lancar dan tertib.
Bupati Bone menyampaikan rasa syukur atas tingginya jumlah JCH Bone tahun ini, yang menjadi salah satu yang terbanyak sepanjang sejarah. Hal ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat sekaligus wujud panggilan suci dari Allah SWT yang patut disyukuri.
Bupati mengingatkan seluruh jamaah agar memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya dengan fokus menjalankan ibadah secara khusyuk. Ia mengimbau jamaah untuk mengurangi aktivitas yang tidak berkaitan langsung dengan ibadah, seperti penggunaan telepon genggam secara berlebihan
“Perbanyak doa, termasuk mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Bone, “ungkapnya dilansir di Bone goid
Pemerintah Kabupaten Bone terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji ke depan, termasuk memperjuangkan pengembangan Bandara Arung Palakka agar dapat melayani penerbangan langsung ke Tanah Suci.
Diharapkan, seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Kakan Kemenhaj Bone Rafi As’ad menyebutkan, pemberangkatan kloter 22UPG dengan jumlah total 386 JCH, yang terdiri dari 112 lelaki dan 274 perempuan. Diantara ratusan JCH ini, lima diantaranya menunggu di Makassar.
“Jadi di Masjid Agung, JCH berjumlah 381, 110 lelaki dan 271 perempuan, ” sebut Kakan Kemehaj Bone Rafi As’ad saat dikonfirmasi wartawan, Selasa siang (5/5/2026).
Dalam data yang dibagikan mantan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bone ini menyebutkan, dalam pemberangkatan JCH ini terdapat tiga jemaah tertua. Yakni Andi Hani Massalinri (85),Sanuddin Maming (85) dan Hanawasiah Mangenre (85).
Sedangkan JCH termuda disebut atas nama
Bintang Nuraeni (16) yang merupakan jemaah
pelimpahan dari orang tuanya. Selain itu, terdapat satu JCH yang tertunda lantaran sedang sakit.
Adapun Ketua Kloter yakni Prof Astuti, Pembimbing Ibadah Muslimin, Dokter Whyudi, Perawat Hasrawaty Hamid dan TPHD/TKHD, Andi Ilal Tasma.











