Daerah

Hibahkan Lahan 10 Hektar, Gubernur Sulsel BPOM Teken MoU Pendirian Politeknik Rp1,7 Triliun

521
×

Hibahkan Lahan 10 Hektar, Gubernur Sulsel BPOM Teken MoU Pendirian Politeknik Rp1,7 Triliun

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) disertai hibah lahan seluas 10 hektare untuk pendirian Politeknik BPOM.

Penandatanganan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, belum lama ini.

Politeknik ini akan menjadi lembaga pendidikan pertama di Indonesia Timur yang fokus pada pengawasan obat dan makanan. Proyek strategis tersebut direncanakan menggunakan skema pembiayaan multiyears dengan total anggaran mencapai Rp1,7 triliun.

Gubernur Sulsel menegaskan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ia memastikan Pemprov Sulsel akan mendapatkan minimal 10 persen kuota afirmasi bagi siswa berprestasi SMA/SMK di daerahnya untuk melanjutkan studi di Politeknik tersebut.

Baca Juga:  Lepaskan Rombongan CJH Bone Kloter 1 Bone, Bupati Minta Jamaah Fokus Beribadah

Selain itu, para lulusan berpeluang besar memperoleh ikatan dinas. Sekitar 50 persen lulusan diproyeksikan direkrut sebagai tenaga penyuluh BPOM yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sulsel dan BPOM berharap pembangunan Politeknik berjalan lancar serta memberi manfaat besar bagi pendidikan dan penguatan pengawasan obat dan makanan di Tanah Air.

“Mari mendoakan semoga dilancarkan dan bermanfaat bagi peningkatan investasi SDM Sulsel dan Indonesia. Aamiin,” tutur Gubernur.