Daerah

Musim Kemarau, Brigade Air Bersih BerAmal Masif Layani Masyarakat Bone dari Kota Hingga Pelosok

140
×

Musim Kemarau, Brigade Air Bersih BerAmal Masif Layani Masyarakat Bone dari Kota Hingga Pelosok

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID,BONE— Pemerintah Kabupaten Bone memperkuat langkah menghadapi kekeringan akibat fenomena El Nino melalui pelayanan Brigade Air Bersih BerAmal. Program ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, termasuk warga di wilayah pelosok dan daerah terdampak bencana.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pembentukan Brigade Air Bersih mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.

Menurut Bupati, ketersediaan air menjadi faktor penting yang harus diperhatikan, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga maupun menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian.

“Brigade Air diharapkan menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi dampak kekeringan, menjaga ketersediaan air,” kata Bupati Bone, Rabu (14/10/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone, Andi Yusuf, S.STP., M.Si., mengatakan Brigade Air Bersih BerAmal terus diupayakan bergerak untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.

Baca Juga:  Saksi Kunci Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Tolak Berkomentar, Sebut Dipanggil ke Rujab Ketua 

Ia menjelaskan, pelayanan tersebut tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan Watampone, tetapi juga menyasar daerah pelosok, terutama kawasan yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih serta wilayah yang membutuhkan penanganan akibat bencana.

“Brigade Air Bersih BerAmal diupayakan hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam penyediaan air bersih. Jangkauan pelayanan tidak hanya di Kota Watampone, tetapi juga hingga ke pelosok daerah dan wilayah terdampak bencana,” ujar Andi Yusuf yang juga Camat Barebbo ini.

Melalui armada tangki air, distribusi dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama ketika sumber air mengalami penurunan akibat kondisi cuaca.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan