KABARTA.ID,BONE— Tumpukan sampah yang memenuhi saluran drainase di Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, mendapat perhatian langsung dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.
Tak sekadar memberikan arahan, Andi Asman turun langsung ke dalam drainase untuk membersihkan sampah bersama masyarakat setempat, Ahad (11/10/2026).
Mengenakan kaus sederhana dan celana panjang berwarna cokelat, Bupati Bone terlihat berada di tengah saluran yang dipenuhi sampah plastik, kantong bekas, dan limbah rumah tangga. Ia bersama warga mengangkat sampah yang menumpuk di sepanjang drainase.
Aksi gotong royong tersebut membuahkan hasil. Saluran yang sebelumnya dipenuhi sampah berangsur bersih, termasuk bagian drainase yang bermuara ke Teluk Bone.
Keterlibatan langsung Bupati Bone dalam kegiatan itu menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi dan kesadaran masyarakat juga diperlukan agar lingkungan tetap bersih dan saluran air berfungsi sebagaimana mestinya.
Saat melihat kondisi drainase yang dipenuhi sampah, Andi Asman mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga mengajak masyarakat membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus menunggu sampah menumpuk hingga menyumbat saluran air.
“Jangan tunggu sampah menumpuk baru dibersihkan. Mari kita jaga kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan,” kata Bupati Bone.
Menurutnya, kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran setiap individu. Saluran drainase yang terawat dapat membantu memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan saat hujan.
Karena itu, upaya menjaga kebersihan perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya melalui kegiatan kerja bakti sesaat. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan tidak menjadikan drainase sebagai tempat pembuangan limbah menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap warga.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, serta Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie.
Masyarakat setempat turut bergotong royong mengangkat sampah dari saluran. Kebersamaan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian warga terhadap lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
Aksi di Lonrae tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kebersihan. Pemerintah dan masyarakat perlu berjalan bersama agar saluran drainase tidak kembali dipenuhi sampah.
Pesannya sederhana, kebersihan tidak harus menunggu sampah menggunung. Kepedulian perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari, demi lingkungan yang bersih, saluran air yang lancar, dan kenyamanan bersama.
(Ju)*











