Daerah

Dampingi Menteri Koperasi Tinjau KDKMP Sorowako, Gubernur Andi Sudirman Optimis Produk Lokal dan UMKM Berkembang

37
×

Dampingi Menteri Koperasi Tinjau KDKMP Sorowako, Gubernur Andi Sudirman Optimis Produk Lokal dan UMKM Berkembang

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, LUWU TIMUR-— Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi wadah pemasaran produk lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa semakin berkembang.

Hal tersebut disampaikan saat Andi Sudirman bersama Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, meninjau KDKMP Desa Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (10/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Nasional dalam mendorong pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi. Kegiatan ini juga menjadi rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Turut mendampingi dalam peninjauan itu Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, serta sejumlah kepala daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Menteri Koperasi melihat langsung aktivitas gerai KDKMP Sorowako yang telah menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Produk yang tersedia antara lain LPG 3 kilogram, pupuk, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, serta beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Baca Juga:  Pelopori Drag Bike Bone, Lilo AK : Otomotif Pemersatu Bangsa

Andi Sudirman mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam mendorong pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar dapat beroperasi secara bertahap.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Bapak Menteri Koperasi atas upaya mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar berjalan secara bertahap,” ujar Andi Sudirman.

Ia mengungkapkan, keberadaan KDKMP Sorowako mulai menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terlihat dari adanya transaksi serta masuknya sejumlah barang bersubsidi dan produk lokal ke dalam gerai koperasi.

“Alhamdulillah, kita melihat sudah ada transaksi, barang-barang bersubsidi mulai masuk, dan produk lokal juga telah mengisi gerai koperasi ini,” katanya.

Menurut Andi Sudirman, sekitar 70 persen produk yang dipasarkan di koperasi tersebut merupakan produk lokal. Kondisi ini dinilai menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat desa.

Baca Juga:  Buka Turnamen Sepak Bola Mini Desa Labae, Aras: Olahraga Mengasah Sportivitas

Ia berharap, keberadaan KDKMP tidak hanya menjadi tempat penyediaan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga mampu menjadi saluran pemasaran yang mempertemukan produk lokal dengan konsumen secara lebih luas.

“Kami berharap, setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026, tata kelola Koperasi Desa semakin kuat. Barang-barang bersubsidi yang merupakan program pemerintah dapat disalurkan melalui koperasi sehingga masyarakat bisa terlibat dan memperoleh manfaatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, menilai KDKMP Sorowako telah berjalan sesuai spesifikasi dan dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha koperasi secara berkelanjutan.

Menurut Ferry, peninjauan bersama Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Luwu Timur tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan koperasi dalam memasuki tahap operasionalisasi.

“Kami sudah melihat langsung bersama Bapak Gubernur dan Bupati, ini adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kita sedang persiapkan untuk memasuki tahap operasionalisasinya,” ungkap Ferry.

Baca Juga:  Hampir Rampung, Sekda Cek Kesiapan Huntap di Mappedeceng Sebelum Dimanfaatkan

Ia juga berharap setiap KDKMP dilengkapi alat dan mesin yang dapat mendukung kegiatan pascapanen komoditas unggulan masyarakat. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, termasuk lada, vanili, dan berbagai komoditas lainnya.

Ferry menegaskan, dukungan berbagai pihak sangat diperlukan agar proses operasionalisasi koperasi dapat berjalan dengan baik, sehingga memberikan keuntungan bagi koperasi sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sekali lagi kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini adalah proses yang sangat penting sehingga nanti bisa memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.

Melalui penguatan KDKMP, pemerintah berharap koperasi desa dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memperluas pemasaran produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan