Daerah

Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa di Lapangan Merdeka, Bupati Bone Ajak Masyarakat Memohon Hujan dan Keberkahan

218
×

Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa di Lapangan Merdeka, Bupati Bone Ajak Masyarakat Memohon Hujan dan Keberkahan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, WATAMPONE— Ribuan masyarakat Kabupaten Bone melaksanakan Salat Istisqa atau salat memohon hujan di Lapangan Merdeka, Kota Watampone, Kamis (10/9/2026).

Salat Istisqa tersebut turut dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone serta sejumlah elemen masyarakat.

Salat sekaligus khotbah dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone, A.G. Prof. KH. M. Amir. Dalam khotbahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istigfar dan melakukan introspeksi diri serta sungguh-sungguh bertobat kepada Allah SWT.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa menjadi ikhtiar bersama masyarakat Bone untuk memohon keberkahan dan turunnya hujan di tengah kebutuhan air yang semakin mendesak.

Baca Juga:  Ramadan Penuh Makna, Wabup Bone Buka Bersama di Kampung Halaman Salomekko

“Kebutuhan dasar air sedikit saja terganggu bisa mengancam seluruh usaha kita, baik pertanian maupun peternakan. Akibatnya, hasilnya tidak bisa maksimal, termasuk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kita,” kata Andi Asman.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir dan bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jamaah atas kesempatan hadir dan bersama-sama melaksanakan salat hari ini untuk memohon turunnya hujan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Bone yang hadir dalam pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Hari ini kita mewakili seluruh masyarakat Bone untuk salat dan berdoa memohon hujan. Semoga kita semua diberikan keberkahan dengan turunnya hujan, sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas pertanian serta peternakan dapat kembali berjalan dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  PJ Bupati Bone Hadiri Koordinasi Nasional Bersama Bawaslu RI, Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024

Sementara itu, dalam khotbahnya, Prof. Dr. KH. M. Amir mengajak jamaah untuk merenungi berbagai perilaku yang dapat menjadi penghalang turunnya rahmat Allah SWT.

Ia mengingatkan bahwa dalam Al-Qur’an dan ajaran Islam terdapat sejumlah perbuatan yang menjadi sebab tertahannya keberkahan, termasuk enggan menunaikan zakat, maraknya perbuatan zina, serta praktik suap-menyuap.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh.

“Mari kita merenungi perilaku kita. Saatnya bertobat dengan sungguh-sungguh dan tidak mengulangi perbuatan yang dilarang Allah SWT,” ajaknya.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Merdeka menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual masyarakat Bone menghadapi kondisi kekeringan dan terbatasnya ketersediaan air. Melalui doa dan pertobatan, masyarakat berharap hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi kehidupan serta aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Paslon Beramal Tak Terkejar Lagi, Survei Indikator Terbaru Pilbup Bone: Beramal 64,3 Persen, Sipakariomi 14,0 Persen, All In 12,7 Persen

(Ju)*

Tinggalkan Balasan