KABARTA.ID, MAKASSAR— Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak cukup dibangun dengan infrastruktur. Yang paling menentukan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelolanya. Karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI mulai menyiapkan para pelatih yang akan membentuk SDM pengelola KNMP di seluruh Indonesia.
Sebanyak 579 calon pelatih mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) dan Microteaching yang berlangsung di Hotel Mercure Makassar Nexa Pettarani, Selasa, (07/07/2026).
Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 6 hingga 10 Juli 2026.
Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta mengatakan hal ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang profesional, kompeten, dan siap mendampingi masyarakat pesisir.
“Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan SDM pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang kompeten. Dengan pengelola yang andal, kawasan pesisir diharapkan semakin produktif, menggerakkan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menghadirkan kesejahteraan berkelanjutan bagi nelayan,” katanya.
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, serta metode pembelajaran yang efektif agar mampu menjadi pelatih dan pendamping yang berkualitas dalam pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah.
Kehadiran pengelola yang andal diharapkan mampu mendorong kawasan pesisir menjadi lebih produktif, memperkuat kelembagaan masyarakat, meningkatkan daya saing usaha perikanan, menggerakkan roda perekonomian lokal, membuka lapangan kerja baru, serta menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi nelayan dan keluarganya.
Pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun sektor kelautan dan perikanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberhasilan program.
Diketahui, 579 calon pelatih mengikuti Training of Trainers (ToT) dan microteaching yang digelar serentak di Bogor, Bandung, Surabaya, dan Makassar pada 6–10 Juli 2026.
Mereka menjadi bekal awal sebelum melatih ribuan calon pengelola KNMP. Pelatihan ini memastikan seluruh pelatih memiliki standar kompetensi, pemahaman materi, dan metode pembelajaran yang sama. Harapannya, kualitas pelatihan bagi pengelola #KNMP tetap konsisten di seluruh daerah.
Tidak hanya menguasai materi, para peserta juga berlatih mengajar melalui microteaching. Mereka mendapat masukan langsung dari para ahli, praktisi, dan fasilitator agar mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif.
Sebelumnya, KKP telah menyempurnakan 28 modul pelatihan melalui uji coba bersama penyusun modul, expert substansi, dan fasilitator. Tahapan ini memastikan materi benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengelola KNMP di lapangan.
Setelah dinyatakan kompeten, para pelatih akan mendampingi Pelatihan Manajerial SDM Pengelola KNMP yang berlangsung 17–31 Juli 2026. Mereka akan membekali para pengelola dengan kemampuan mengelola kawasan dan usaha secara profesional.
Pengelola KNMP diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi pesisir, mengelola usaha bersama, menjaga mutu produk, hingga memperkuat tata kelola kawasan. Dampaknya diharapkan dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir.
Melalui ToT ini, KKP menegaskan komitmennya bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dimulai dari pembangunan manusianya. SDM yang kompeten menjadi fondasi agar program berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi nelayan serta masyarakat pesisir.
(Yus)*











