Daerah

Gandeng PT Syngenta Indonesia, Bupati Bone Tanam Perdana Padi Inpari 300 di Kahu

82
×

Gandeng PT Syngenta Indonesia, Bupati Bone Tanam Perdana Padi Inpari 300 di Kahu

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan penanaman perdana padi varietas Inpari 300 di Desa Carima, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan tahun 2026 yang dilaksanakan bersama PT Syngenta Indonesia.

Bupati Bone menyampaikan bahwa kehadiran PT Syngenta Indonesia merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bone. Menurutnya, pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung kebutuhan petani guna meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kehadiran Syngenta merupakan bentuk dukungan terhadap kemajuan pertanian di Kabupaten Bone. Pemerintah daerah juga terus memberikan dukungan kepada para petani agar sektor ini semakin berkembang,” ujar Andi Asman.

Baca Juga:  Dorong Kemandirian dan Daya Saing Usaha Lokal, Bupati Bone Serahkan Bantuan Sarana Prasarana kepada 47 Pelaku IKM

Ia berharap kolaborasi dengan Syngenta dapat memberikan manfaat melalui penyuluhan, pendampingan, serta penerapan teknologi pertanian yang mampu meningkatkan hasil produksi petani.

Bupati mengungkapkan bahwa Syngenta selama ini telah aktif mendampingi petani Bone, baik dalam budidaya padi maupun jagung. Pendampingan tersebut dinilai memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas hasil pertanian.

Selain itu, Andi Asman menekankan pentingnya inovasi dan perubahan pola tanam agar sektor pertanian mampu menghasilkan produk yang lebih kompetitif. Menurutnya, petani perlu terus beradaptasi dengan metode dan teknologi baru untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

“Pertanian harus terus berkembang. Jangan sampai pola yang digunakan tetap sama sehingga hasil yang diperoleh juga tidak mengalami peningkatan. Dengan pendampingan yang baik, kita berharap petani dapat memperoleh hasil yang lebih maksimal,” katanya.

Baca Juga:  Lagi Lutra Dapat Bantuan Rp80 Miliar Untuk Pembangunan MRMP

Bupati juga menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Bone. Karena itu, berbagai upaya peningkatan produktivitas pertanian akan terus didorong untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone mengalami peningkatan dari 5,4 persen menjadi 7,84 persen, dengan sekitar 50 persen kontribusinya berasal dari sektor pertanian.

“Kunci ekonomi Kabupaten Bone ada pada sektor pertanian. Karena itu, kita harus terus bergerak dan berinovasi untuk menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.

 

(JU)*

Tinggalkan Balasan