Daerah

Melebur Tanpa Sekat, Jamaah Haji Patria Group Petik Hikmah Persaudaraan di Tanah Suci

72
×

Melebur Tanpa Sekat, Jamaah Haji Patria Group Petik Hikmah Persaudaraan di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, JEDDAH— Ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga sarana memperkuat nilai persatuan, kesetaraan, dan kepasrahan kepada Allah SWT. Hal tersebut dirasakan oleh 153 jamaah Haji Patria Group 2026 yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang profesi, jabatan, suku, dan budaya yang beragam.

Para jamaah berasal dari sejumlah kota, di antaranya Solo, Jakarta, Lampung, Samarinda, Bontang, Jambi, Tarakan, Makassar, Kendari, Morowali, Sorowako, dan daerah lainnya. Meski memiliki latar belakang yang berbeda, seluruh jamaah menjalani rangkaian ibadah dengan semangat kebersamaan yang sama.

CEO Patria Group, H. Faisal Ibrahim Surur, LC., M.Si., mengatakan ibadah haji mengajarkan bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT.

Baca Juga:  Komisioner KPU Bone Kompak Cicipi Jalangkote Bundar, Ajak Sukseskan Pemilu 2024

“Di hadapan Allah SWT, tidak ada lagi sekat status sosial maupun jabatan. Semua hadir sebagai hamba yang mengharap ridha dan ampunan-Nya,” ujar Faisal di Jeddah, Kamis (5/6/2026).

Selama menjalankan rangkaian ibadah haji, para jamaah merasakan eratnya ukhuwah Islamiyah melalui berbagai bentuk kepedulian, mulai dari saling membantu di tengah kepadatan jamaah, berbagi air minum, hingga berjalan bersama menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Menurut Faisal, ibadah haji menjadi momentum untuk menumbuhkan nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Haji mengajarkan bahwa manusia pada hakikatnya sama di hadapan Allah. Yang membedakan hanyalah ketakwaannya. Di sinilah nilai persatuan, kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama benar-benar dirasakan,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Bone Terima Silaturahmi Anggota Komisi XII DPR RI, Bahas Lingkungan hingga Investasi Daerah

Para jamaah juga memaknai setiap lokasi dalam rangkaian ibadah haji sebagai pelajaran kehidupan. Arafah menjadi tempat memperbanyak taubat dan memohon ampunan, Muzdalifah mengajarkan kesederhanaan dan ketawakalan, sedangkan Mina menjadi simbol perjuangan melawan godaan setan. Sementara itu, Ka’bah mengingatkan bahwa pusat kehidupan seorang muslim adalah Allah SWT.

Pemaknaan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Hajj ayat 27 yang menyerukan umat manusia untuk menunaikan ibadah haji dari berbagai penjuru dunia.

Melalui perjalanan spiritual tersebut, Patria Group berharap seluruh jamaah tidak hanya memperoleh predikat haji, tetapi juga kembali ke tanah air sebagai pribadi yang lebih bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Baca Juga:  Latihan Gladi Posko Dan TFG, Danyon Ichsan :  Wujud Kesiapan Brimob Bone Laksanakan Tugas

“Kita datang bersama sebagai tamu Allah, pulang bersama sebagai pembawa cahaya akhlak untuk umat dan bangsa,” tutup Faisal.

Haji Patria Group 2026 menjadi bukti bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan menuju Makkah, melainkan perjalanan spiritual untuk menyempurnakan hati dan memperkuat persaudaraan sesama muslim.

(JU)*

Tinggalkan Balasan