KABARTA.ID, PANGKEP— Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa (YKST) menggelar penamatan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 bagi jenjang TK, SD, SMP, dan SMA di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kamis (4/6/2026). Sebanyak 421 siswa dinyatakan menyelesaikan pendidikan pada masing-masing jenjang dan siap melanjutkan ke tahap pendidikan berikutnya.
Kegiatan yang mengusung tema “Menyalakan Lentera Ilmu, Menyemai Budi, Merajut Pekerti” tersebut dihadiri Direktur Operasi PT Semen Tonasa, Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Tonasa sekaligus Pembina YKST, Sulaiha Muhyiddin, jajaran Band 1, Ketua SKST, Dewan Pengawas, Pembina YKST, para guru, siswa, serta orang tua siswa.
Jumlah siswa yang mengikuti penamatan terdiri atas 39 siswa TK Tonasa 1, 50 siswa TK Tonasa 2, 43 siswa SD Semen Tonasa 2, 73 siswa SMP Semen Tonasa 1, 106 siswa SMP Semen Tonasa 2, dan 110 siswa SMA Semen Tonasa.
Ketua YKST dalam sambutannya menegaskan bahwa penamatan bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan tonggak penting dalam perjalanan pendidikan para siswa.
“Hari ini adalah penanda perjalanan dan penanda lahirnya para generasi emas. Kami berharap seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya dapat terus mengembangkan ilmu, karakter, dan akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina YKST Sulaiha Muhyiddin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan doa yang menyertai perjalanan para siswa selama menempuh pendidikan.
“Atas nama Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. Hari ini merupakan pembuktian dari hasil kerja keras, ketekunan, dan doa yang telah menyertai perjalanan kalian,” kata Sulaiha.
Ia juga mendorong para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri. Bagi lulusan SMP, Sulaiha mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi tantangan di jenjang SMA. Sementara lulusan SMA diharapkan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi masyarakat.
Selain itu, Sulaiha menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi siswa selama proses pendidikan.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi para guru dan orang tua yang tanpa lelah mendampingi dan membimbing anak-anak kita. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
YKST juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungannya. Ke depan, lembaga pendidikan YKST diharapkan berkembang menjadi sekolah yang modern, inklusif, dan mampu menghasilkan generasi unggul, berdaya saing, serta berkarakter.
Melalui penguatan kualitas pendidikan tersebut, YKST berharap dapat berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu memutus rantai kemiskinan dan mendukung pembangunan bangsa di masa depan.
(JU)*











