KABARTA.ID,BONE— Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan pembangunan Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Corawali, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Jumat (1/4/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone didampingi Ketua TP PKK Bone, Hj. Maryam Andi Asman, serta dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan masyarakat setempat.
Bupati Bone menyampaikan bahwa pembangunan jaringan irigasi ini diharapkan mampu mengairi lahan persawahan seluas sekitar 24 hingga 30 hektare yang sebelumnya hanya mengandalkan sistem tadah hujan.
“Di lokasi ini wajib IP 3, tiga kali panen setahun, dalam mendukung swasembada pangan,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Ia menegaskan, kehadiran JIAT menjadi solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan air, sekaligus meningkatkan indeks pertanaman (IP) petani dari satu atau dua kali menjadi tiga kali panen dalam setahun.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Bone, Kasdar, ST., M.Si, mengungkapkanada sembilan titik sumur bor JIAT merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah dalam mengusulkan kebutuhan irigasi ke pemerintah pusat.
“9 titik tersebar di Desa Corawali Kecamatan Barebbo, serta Desa Turu Adae dan Mappesangka di Kecamatan Ponre,” jelasnya.
Kasdar juga menyebutkan bahwa total nilai pembangunan tersebut mencapai Rp13,5 miliar, dengan target utama adalah lahan-lahan pertanian yang belum terjangkau jaringan irigasi teknis.
Jaringan Irigasi Air Tanah tersebut memiliki nomor sumur SDL BN 049 dengan debit air mencapai 3,4 liter per detik, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah tersebut.
Dengan adanya infrastruktur ini, pemerintah daerah berharap produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan petani terangkat, serta ketahanan pangan di Kabupaten Bone semakin kuat dan berkelanjutan.
(Ju)*











