KABARTA.ID, BONE— Ketua Yayasan Haji Ahmad Surur, H. Faisal Ibrahim Surur, Lc., M.Si., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan di kampung halaman dengan membangun jalan beton sepanjang 344 meter di Jalan Bahagia, Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Pembangunan jalan tersebut merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya ia membangun jalan beton sepanjang 315 meter di Jalan Taqwa yang menjadi akses menuju masjid dan Lembaga Tahfidz Quran Ahmad Surur.
“Alhamdulillah tidak lama janji ditepati. Lingkar Jalan Bahagia Dewantoro pada tahap kedua ini kurang lebih 344 meter sudah mulai dikerjakan,” kata Faisal Ibrahim Surur, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menjadi berkah di bulan Ramadan sekaligus bentuk kontribusi nyata untuk masyarakat di kampung halaman.
“Ini berkah Ramadan,” ujarnya.
Faisal menjelaskan kawasan tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah pribadi baginya. Selain menjadi jalur menuju sejumlah lembaga pendidikan, tempat itu juga menyimpan banyak kenangan masa kecilnya.
“Kawasan ini dipilih dibangun jalan beton karena di sana ada MTsN tempat saya dulu sekolah dan jalan yang sering saya lalui saat mengantar termos es lilin. Banyak kenangan di situ,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jalan tersebut juga merupakan akses penting menuju beberapa lembaga pendidikan, termasuk MTs Negeri Pompanua, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelajar, guru, serta masyarakat sekitar.
Sebelumnya, Faisal juga telah membangun jalan beton sepanjang 315 meter di Jalan Taqwa yang menjadi akses utama menuju masjid dan Lembaga Tahfidz Quran Ahmad Surur.
Diketahui, Faisal Ibrahim Surur merupakan Ketua Yayasan Haji Ahmad Surur yang mengelola Lembaga Tahfidz Assurur di Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone.
Yayasan Haji Ahmad Surur sendiri resmi berdiri pada 1 Agustus 2021 dan menaungi Lembaga Tahfidz Assurur yang telah beroperasi sejak tahun 2022. Lembaga tersebut secara khusus membina hafalan Al-Qur’an dan menjadi tempat pendidikan bagi para santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan fasilitas umum, yayasan ini terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Program pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi untuk kemaslahatan umum sebagaimana motto usaha Travel Miliknya, Patria Wisata yakni “Patria Berbagi untuk Kemashlahatan Umum dan Bermanfaat untuk Sesama.”
(Ju)*












