KABARTA.ID, TAKALAR — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Takalar menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mempertegas komitmen percepatan pembangunan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengumumkan prioritas perbaikan dan pembangunan jalan sepanjang 110 kilometer di wilayah Takalar serta memerintahkan penyaluran cepat bantuan bagi warga terdampak angin puting beliung, Selasa (10/2/2026).
Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri Bupati Takalar Ir. Mohammad Firdaus (Daeng Manye), Wakil Bupati H. Hengky Yasin, jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, dan para undangan. Peringatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang penyampaian arah kebijakan pembangunan daerah.
Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa kunjungannya ke Takalar pada momen hari jadi ini merupakan yang pertama selama ia menjabat sebagai gubernur. Ia menekankan bahwa selama ini dirinya lebih fokus pada penyelesaian agenda-agenda strategis pemerintah daerah.
“Biasanya saya lebih banyak di lapangan mengawal pekerjaan. Tapi hari ini saya ingin hadir langsung di Takalar, karena momentum hari jadi ini penting untuk menyatukan semangat membangun,” ucapnya.
Ia menjelaskan, ruas jalan Galesong-Sanrobone menjadi salah satu prioritas karena kondisinya sebelumnya rusak cukup parah dan merupakan kewenangan pemerintah provinsi.
Kini, Takalar mendapat alokasi peningkatan infrastruktur jalan hingga 110 kilometer.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung proses pembangunan, termasuk bila ada penyesuaian pagar atau lahan warga yang terdampak pelebaran jalan. Menurutnya, membangun jalan memerlukan proses panjang mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan di lapangan.
Selain infrastruktur, Andi Sudirman juga menaruh perhatian pada kondisi warga yang terdampak bencana. Ia merespons cepat laporan sembilan rumah yang rusak akibat angin puting beliung dengan memerintahkan agar bantuan segera disalurkan.
“Jangan ditunda. Dalam waktu singkat, bantuan harus sudah diterima warga,” tegasnya.
Ia berharap, peringatan hari jadi Takalar ke-66 ini menjadi titik awal percepatan pembangunan yang lebih merata serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi bencana.
(Ju)











