KABARTA.ID, PANGKEP— Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR yang jatuh di kawasan Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026).
Sebanyak 10 korban ditemukan dalam operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat. Penemuan korban terakhir terjadi pada Jumat pagi di area hutan pegunungan Bulusaraung yang memiliki medan sulit dan cuaca yang kerap berubah.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, tak kuasa menahan haru saat menerima laporan dari tim di lapangan. Andi Sultan yang juga Putera daerah Bone ini menyebutkan bahwa seluruh korban berhasil ditemukan pada pukul 10.16 WITA.
“Pada pukul 10.16 WITA, alhamdulillah seluruh korban telah ditemukan. Saat ini sementara proses evakuasi. Terima kasih,” ujar Andi Sultan sambil menangis dan melakukan sujud syukur bersama tim TNI-Polri di Posko Tompobulu, Pangkep.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan sejak hari pertama kejadian.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semua kerja keras Tim SAR gabungan yang telah membantu pencarian korban pesawat ATR hingga tuntas,” tutupnya.
Saat ini, proses evakuasi para korban masih terus berlangsung untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak terkait guna proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
(Ju)*











