Daerah

Momentum Sumpah Pemuda 2026, Pemkab Bone Ajak Generasi Muda Berkontribusi Nyata bagi Bangsa

19
×

Momentum Sumpah Pemuda 2026, Pemkab Bone Ajak Generasi Muda Berkontribusi Nyata bagi Bangsa

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Pemerintah Kabupaten Bone menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Bone, Rabu (28/10/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti unsur TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para pelajar SMA.

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta membangun kepedulian sosial di tengah berbagai tantangan zaman.

Wakil Bupati Bone membacakan sambutan seragam Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Sambutan itu mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk kembali merefleksikan makna Sumpah Pemuda sebagai tonggak penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Menpora menegaskan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda merupakan ikrar persatuan yang menyatukan berbagai perbedaan dan melahirkan tekad bersama untuk berdiri sebagai satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, yakni Indonesia.

Baca Juga:  DPRD Bone Bakal Kembali Gelar Reses Masa Sidang III Tahun 2023, Ini Jadwalnya

Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini. Di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta berbagai tantangan global, generasi muda diharapkan mampu menjaga nilai kebangsaan sekaligus mengambil peran aktif dalam pembangunan.

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga juga menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, besarnya kekayaan, maupun kemajuan infrastruktur. Hal yang tidak kalah penting adalah kualitas sumber daya manusia, kekuatan karakter, kecintaan terhadap tanah air, serta kemampuan untuk saling peduli dan bekerja sama.

Oleh karena itu, pemuda Indonesia diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sikap patriotik diwujudkan melalui kecintaan terhadap bangsa dan negara serta kesediaan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sementara itu, sikap gigih berarti memiliki semangat pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan, terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani menghadapi persaingan. Adapun sikap berempati diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi orang lain, kesediaan membantu sesama, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Kerjasama Tim Nusantara Sehat dan Dinkes Luwu Utara Lahirkan Inovasi ‘’Pesta Asyik Posyandu’’

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan. Pemuda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga harus mempunyai integritas, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Bone juga menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi melalui gagasan, kreativitas, inovasi, dan berbagai kegiatan positif.

Dengan potensi yang dimiliki, generasi muda dapat mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, olahraga, kewirausahaan, sosial kemasyarakatan, hingga pengembangan teknologi. Partisipasi aktif pemuda diharapkan mampu mendorong kemajuan Kabupaten Bone sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Selain itu, semangat persatuan dan gotong royong perlu terus ditanamkan di kalangan generasi muda. Perbedaan latar belakang, suku, agama, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam mewujudkan cita-cita bersama.

Baca Juga:  Pemkab Bone Raih Stand Terbaik 1 di Harkopnas ke-78 Jeneponto

Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pemerintah Kabupaten Bone mengajak seluruh generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, serta berani mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi yang memiliki semangat juang, karakter kuat, dan kepedulian sosial. Dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, pemuda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi terus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai patriotisme, kegigihan, dan empati dapat menjadi landasan bagi generasi muda untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bone dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan