Daerah

Pacuan Kuda Beramal di Panyula Diserbu Ribuan Penonton, Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Rakyat

52
×

Pacuan Kuda Beramal di Panyula Diserbu Ribuan Penonton, Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Kegiatan Pacuan Kuda BERAMAL yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026, di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Selama pelaksanaan selama tiga hari hingga hari terakhir pelaksanaan, Minggu (25/10/2026), jumlah penonton diperkirakan mencapai 5.000 orang.

Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, menuturkan bahwa Pacuan Kuda BERAMAL diikuti oleh peserta dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Bone, Bulukumba, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Pangkep, dan Soppeng.

“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pacuan kuda ini sebanyak 50 orang. Perlombaan dibagi dalam beberapa kelas, yaitu Kelas A, Kelas B, Kelas C, dan Open Race,” tuturnya.

Baca Juga:  Dr Kamridah Habe Ajak Kaum Perempuan Jadi PTPS di Pilkada Bone 2024

Ia menjelaskan, para peserta memperebutkan hadiah berupa piala, sertifikat, serta uang pembinaan. Kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi para peserta dalam menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antardaerah melalui olahraga pacuan kuda.

Menurut Andi Habibie, tingginya antusiasme masyarakat terlihat jelas pada hari terakhir pelaksanaan. Kepadatan penonton di sekitar arena serta banyaknya kendaraan yang terparkir di sejumlah titik yang telah disiapkan panitia menjadi indikator besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

“Pada hari terakhir, jumlah penonton diperkirakan mencapai 5.000 orang. Hal ini bisa dilihat dari padatnya penonton dan banyaknya kendaraan yang terparkir di beberapa sudut lokasi yang telah disiapkan oleh panitia,” jelasnya.

52 UMKM Merasakan Dampak Ekonomi

Tidak hanya menarik perhatian masyarakat, Pacuan Kuda BERAMAL juga memberikan peluang ekonomi bagi para pelaku UMKM setempat.

Baca Juga:  Temu Konstituen di Dapil IV, Andi Purnama Sari Amier Serap Aspirasi Warga, Siap Kawal Paslon Terpilih Pilkada Bone

Tercatat sekitar 52 UMKM membuka lapak dan menjajakan berbagai produk di sekitar arena pacuan kuda. Kehadiran ribuan penonton menjadi peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.

Andi Habibie menyebutkan bahwa kegiatan tersebut turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi para pedagang yang memanfaatkan momentum keramaian pengunjung.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti ini dapat menjadi salah satu sarana untuk menggerakkan ekonomi lokal, sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat luas.

Penutupan Berlangsung Aman dan Tertib

Pelaksanaan hingga penutupan Pacuan Kuda BERAMAL berlangsung dengan tertib dan damai. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari panitia pelaksana, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, TNI/Polri, tenaga kesehatan, hingga unsur terkait lainnya.

Dalam kegiatan penutupan, hadir Camat Tanete Riattang Timur Andi Habibie, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Danramil, Kapolsek, serta Lurah Panyula.

Baca Juga:  Sulsel Keciprat Anggaran Rp54,77 Triliun, Ini Kata Pj Gubernur

Andi Habibie mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, sehingga rangkaian acara dapat berjalan lancar di tengah tingginya jumlah pengunjung.

Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat berikutnya, baik dalam bidang olahraga, sosial, maupun kegiatan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberhasilan Pacuan Kuda BERAMAL di Kelurahan Panyula menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dan hiburan masyarakat tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan, meningkatkan kunjungan masyarakat, serta membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 25 Oktober 2026, Pacuan Kuda BERAMAL diharapkan dapat menjadi momentum positif bagi pengembangan potensi olahraga berkuda dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bone.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan