Daerah

Pemkab Bone Raih Jamsostek Award 2026, Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Perhatian

26
×

Pemkab Bone Raih Jamsostek Award 2026, Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID,MAKASSAR— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone meraih Juara Harapan I pada ajang Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., mewakili Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Rabu (21/10/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam mendukung perluasan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.

Pada ajang tersebut, Kota Makassar meraih juara pertama, disusul Kabupaten Luwu Timur sebagai juara kedua dan Kabupaten Wajo sebagai juara ketiga. Adapun Kabupaten Bone meraih Juara Harapan I, Kabupaten Gowa Juara Harapan II, dan Kabupaten Enrekang Juara Harapan III.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pencapaian pertama Kabupaten Bone di bidang BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.

“Pemerintah Kabupaten Bone, Bupati, dan kami semua bersyukur atas penghargaan ini. Ini merupakan penghargaan pertama yang diraih Kabupaten Bone di bidang BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek. Sebelumnya, Bone termasuk dalam tiga besar daerah dengan capaian terendah. Namun, berkat kebersamaan dan komitmen semua pihak, kita berhasil meraih Juara Harapan I,” ujarnya.

Baca Juga:  Wabup Bone Sidak di PKM Ajangale, Temukan WC Buntu dan Kondisi Ruangan Panas

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Pemkab Bone, kata dia, akan terus meningkatkan upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang mendapatkan manfaat program tersebut.

“Tentu, ke depan kita akan bekerja lebih keras lagi agar Kabupaten Bone bisa masuk tiga besar. Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja rentan di Kabupaten Bone, semakin mendapat perhatian sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.

Andi Akmal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program tersebut, termasuk perusahaan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat sehingga cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bone semakin luas.

Baca Juga:  Bawakan Orasi Ilmiah di STIK Tamalatea, IDP Ungkap Inovasi Atasi Stunting di Luwu Utara

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bone, Hj. Faidah, S.STP., M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bone, Mansur.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bone. Kami akan terus mendorong kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak pekerja, terutama pekerja rentan, yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Hj. Faidah.

Kegiatan Jamsostek Award 2026 juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan A. Winarno Eka Putra, S.STP., M.H., Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Mintje Wattu, serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Suci Rahmad. Sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan atau perwakilannya juga hadir.

Pj Sekda Sulsel A. Winarno Eka Putra mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Jamsostek Award 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk melalui penguatan dukungan anggaran.

Baca Juga:  Keren, 3200 Siswa Bone Tampilkan Tari Kolosal di Opening Ceremony MTQ ke-32

Ia juga mendorong daerah penerima penghargaan untuk terus meningkatkan capaian perlindungan pekerja sehingga dapat berpartisipasi dalam ajang penghargaan di tingkat nasional.

Pada kesempatan yang sama, Mintje Wattu menyampaikan bahwa cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sulawesi Selatan menunjukkan peningkatan signifikan.

Ia mencontohkan Kota Makassar yang telah mengalokasikan anggaran untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan berbasis jaminan hari tua sebagai salah satu praktik yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

Mintje mengajak seluruh pemangku kepentingan agar pencapaian UCJ tidak hanya berorientasi pada angka kepesertaan, tetapi juga memastikan perlindungan yang menyeluruh dan berkeadilan bagi para pekerja.

Melalui capaian Jamsostek Award 2026, Pemkab Bone diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, dan pelaku UMKM untuk memperluas perlindungan bagi pekerja rentan di Kabupaten Bone.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan