KABARTA.ID, BONE—Personel Batalyon Armed 21/Kawali membantu mengevakuasi dua korban kecelakaan lalu lintas tunggal di wilayah Mataropuli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 14.00 WITA.
Kedua korban yang merupakan pasangan suami istri itu mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil Daihatsu Gran Max dalam perjalanan menuju Kabupaten Bone.
Berdasarkan informasi awal, kendaraan diduga mengalami gangguan pada bagian kemudi sehingga pengemudi kehilangan kendali. Mobil kemudian oleng dan terbalik ke sisi kiri jalan.
Melihat kejadian tersebut, sebanyak 12 personel Yonarmed 21/Kawali yang melintas di lokasi langsung memberikan pertolongan. Evakuasi dipimpin oleh Lettu Arm Muh. Rais selaku Danrai B Yonarmed 21/Kawali.
Para personel segera membantu mengeluarkan kedua korban dari dalam kendaraan. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah warga terdekat untuk mendapatkan pertolongan awal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban mengalami luka ringan berupa luka robek pada bagian kepala. Informasi lebih lanjut mengenai identitas korban dan penanganan medis belum disampaikan.
Komandan Batalyon Armed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P., mengatakan bahwa tindakan personelnya merupakan bentuk kepedulian prajurit TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Menurutnya, prajurit tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas pokok, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan kesiapsiagaan untuk membantu masyarakat dalam berbagai situasi.
“Sebagai prajurit TNI, kita harus senantiasa hadir untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Pertolongan yang diberikan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat. Saya mengapresiasi respons cepat personel yang telah menunjukkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Melalui aksi tersebut, Yonarmed 21/Kawali berharap hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, khususnya saat terjadi musibah.
Kehadiran personel TNI dalam membantu evakuasi korban kecelakaan ini menjadi salah satu bentuk dukungan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bone.
(Ju)*











