Daerah

Daftar Desa di Bone dengan KPM Terbanyak Batal Terima BLT Kesra, Masyarakat Harap Cepat Update Data

142
×

Daftar Desa di Bone dengan KPM Terbanyak Batal Terima BLT Kesra, Masyarakat Harap Cepat Update Data

Sebarkan artikel ini

Sebanyak enam desa di tiga kecamatan tercatat dengan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) batal terima bantuan langsung tunai (BLT) kesejahteraan rakyat (Kesra) tahun 2025. KPM batal terima BLT Kesra lantaran data tidak terverifikasi, keluar daerah hingga meninggal dunia dengan data KK tunggal.

Berdasarkan daftar nominatif penerima Program Bantuan Sosial Kemensos RI Tahun 2025, Desa Lilina Ajangale dan Timusu adalah desa dengan KPM terbanyak batal terima BLT Kesra di Kecamatan Ulaweng. Tercatat sebanyak 23 KPM batal terima BLT Kesra di Desa Lilina Ajangale dan 21 KPM di Timusu.

Sedangkan di Kecamatan Tellusiettinge, terbanyak di Desa Tajong dengan 27 KPM dan Desa Padaidi sebanyak 25 KPK yang batal terima BLT Kesra. Sementara di Kecamatan Amali, KPM terbanyak batal terima BLT Kesra di Desa Ajanglaleng dan Waempubbu masing-masing sebanyak 5 KPM.

Baca Juga:  Peduli, Kapolsek Amali Bantu Korban Angin Kencang di Desa Laponrong

PT Pos Indonesia KCP Taccipi, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone mencatat total ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) batal terima bantuan langsung tunai (BLT) kesejahteraan rakyat (Kesra). Hal ini berdasarkan daftar nominatif penerima Program Bantuan Sosial Kemensos RI di tiga kecamatan.

“Banyak (total ratusan) yang tidak dapat disalurkan BLT Kesra batch 1, 2, 3 dan 4 (2025). Ini tersebar di tiga kecamatan, yakni Amali, Tellusiettinge dan Ulaweng, ” ungkap Kepala Pos Indonesia KCP Taccipi, Zulfahmi Adha saat ditemui wartawan di kantornya beberapa waktu lalu

Zulfahmi menjelaskan, sisa BLT Kesra yang tak tersalurkan ke KPM karena sudah lewat masa penyaluran. Selain itu, data yang tidak terverifikasi atau tidak diketahui orangnya, sudah meninggal dengan data KK tunggal sehingga tidak dapat disalurkan.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus PWI Bone, Ambo Dalle Minta Media Edukasi Masyarakat

“Ada juga KPM BLT Kesra yang keluar daerah sehingga tak dapat disalurkan, “lanjutnya.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera memperbaharui data, sehingga ke depan memungkinkan masyarakat yang memenuhi syarat dan belum masuk KPM penerima bantuan, dapat masuk dalam kuota penerima BLT Kesra tersebut.

Sebelumnya, PT Pos Indonesia KCP Taccipi, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone menyalurkan BLT Kesra kepada 1.662 keluarga penerima manfaat (KPM). Khusus KPM lansia, sakit dan gila diantarkan langsung ke rumahnya.

“Penyaluran BKT Kesra di Kantor Pos KCP Taccipi ada 1.662 KPM, itu KPM dari Kecamatan Ulaweng, Amali, sebagian Desa di Kecamatan Tellusiettinnge,” ungkap Kepala Pos Indonesia KCP Taccipi, Zulfahmi Adha kepada wartawan, Kamis (11/12/2025)

Zulfahmi menyebutkan, penyaluran BLT Kesra di Pos KCP Taccipi sudah dimulai sejak tanggal 25 November 2025 lalu hingga saat ini. Persentase penyaluran BLT per tanggal 11 Desember 2025 sudah berkisar 95 persen dari total 1.662 KPM.

Baca Juga:  Innalillah... Mantan Kapolsek Ulaweng Meninggal, Camat Sampaikan Duka Mendalam

Program bantuan yang dikelola oleh Kementerian Sosial ini diberikan untuk periode Oktober, November dan Desember 2025 dengan total Rp900 ribu per penerima. Petugas Pos mengantarkan ke rumah penerima bagi kelompok rentan.

“Kita prioritas antarkan bagi (kelompok rentan) diantaranya KPM lanjut usia (lansia), sakit dan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ),” jelas Zulfahmi.

Zulfahmi menyebut sisa KPM yang belum tersalurkan karena adanya data yang tidak terverifikasi atau tidak diketahui orangnya. Selain itu terdapat KPM yang sudah meninggal dengan data KK tunggal sehingga tidak dapat disalurkan.

“Ada juga KPM yang keluar daerah sehingga belum tersalurkan hingga saat ini,” imbuhnya.